Makam Arung Kulo

0 118

Makam Arung Kulo

Struktur Makam Arung Kulo terletak di desa Kulo, berbentuk persegi panjang dengan ukuran nisan panjang 170 cm, lebar80 cm dan tinggi batu nisan 55 cm.  Bentuk batu nisan adalah gada bermahkota, berukir dan mewakili masa gaya Islam dengan warna dasar batu nisannya hitam, abu-abu dan putih perak. Batu nisannya terdapat 2 buah dan kondisinya terawat baik dan makam tersebut sekarang dilengkapi dengan papan nama yang terbuat dari batu mar-mar. Orientasi makam tersebut menghadap utara-selatan dengan bahan dasarnya terbuat dari batu andesit. Jarak tempuh 17 kilometer dari ibukota kabupaten. Berada di titik koordinat S 03.46. 604, E 119.47.761″ dengan elevasi 40 meter dari permukaan laut.

La Makkarodda adalah Raja/ Arung Kulo yang ke-VI setelah menggantikan Ayahnya yang bernama Karaeng Baranpatola. La Makkarodda dalam menjalankan pemerintahannya dikenal bijaksana, arif, dekat dengan rakyatnya dan teguh dalam pendirian. La Makkarodda atau yang lebih dikenal dengan sebutan Petta Janggo karena beliau memiliki jenggot yang lebat. Dalam melaksanakan pemerintahannya beliau mandat khusus dari Arung Rappang untuk mengatur kerajaannya sendiri atau mendapat hak otonomi dari kerajaan Rappang tetapi jika ada masalah di dalam kerajaan Kulo yang tidak dapat terpecahkan maka Arung Kulo akan berkonsolidasi ke kerajaan induk yaitu kerajaan Rappang.

Kerajaan Kulo menjalin kekerabatan dengan keluarga kerajaan Rappang, kerajaan Suppa dan kerajaan tetangga lainnya karena hal tersebut merupakan salah satu trik politik untuk memperkuat eksistensi suatu kerajaan pada masa lalu. Hal tersebut dapat kita lihat bahwa tokoh pejuang sekaligus pewaris kerajaan Suppa yaitu La Sinrang adalah sepupu dari Arung Kulo yang terjalin dengan baik sampai dengan anak cucunya hingga sekarang.

Source http://cagar-budaya-sidrap.blogspot.com http://cagar-budaya-sidrap.blogspot.com/search?updated-max=2017-01-17T23:13:00-08:00&max-results=1&start=2&by-date=false
Comments
Loading...