Los Saudagar Bukittinggi

0 33

Los Saudagar

Di sebelah timur terdiri dari blok-blok bangunan berjajar yang dinamakan dengan `belakang pasar` yang dibangun pada tahun 1917 (berdasarkan yang tertera pada salah satu bangunannya). Blok ruko pada daerah ini menjual barang¬barang kodian, minyak tanah, minyak goreng dan kapuk. Jalan diantara deretan blok bangunan ini dikenal dengan nama Jalan Saudagar dan Jalan Kumango, yaitu tempat menjual barang-barang kelontong. Deretan blok bangunan peninggalan Belanda ini masih bertahan sampai sekarang. Beberapa diantaranya sudah roboh dan mengalami kerusakan.

Los Saudagar merupakan deretan rumah – toko (ruko) yang menjadi bagian dari Pakan Kurai (Pasar Kurai / Pasar Atas Bukittinggi) berdasarkan catatan tahun yang ada di salah satu sisinya didirikan sekitar tahun 1917-an. Deretan ruko ini pada mulanya menjual barang-barang kodian, minyak tanah, minyak goreng dan kapuk. Jalan diantara deretan blok bangunan ini dikenal dengan nama Jalan Saudagar dan Jalan Kumango, yaitu tempat menjual barang¬barang kelontong. Deretan blok bangunan peninggalan Belanda ini masih bertahan sampai sekarang. Beberapa diantaranya sudah dihancurkan dan mengalami kerusakan.

Deretan bangunan los ini merupakan satu-satunya peninggalan fisik yang dapat menceritakan tentang bagaimana kejayaan / kondisi Pasar Atas Bukittinggi yang terkenal dengan sebutan Pakan Kurai – Pakan Urang Agam (Pasar Kurai – pasar orang Kabupaten Agam).

Bangunan ruko di sepanjang Los saudagar memiliki karakter arsitektur yang menarik dan mewakili bentuk arsitektur pada jamannya di daerah pedalaman Minangkabau yang masih bertahan dan masih menyisakan kemegahannya di masa lalu. Karakter bangunan deret dengan koridor yang menerus pada sisi kiri kanannya dipertegas dengan arcade yang memberikan kenyamanan bagi orang yang menyusuri koridor di sepanjang Los Saudagar.

Kondisi ini sekarang sudah mengalami perubahan. Orang tidak dapat lagi berjalan menyusuri koridor bangunan karena sudah tertutup / terhalangi oleh barang dagangan dan dinding yang sengaja dibuat untuk perluasan dari petak toko.

Letak Los Saudagar berada dalam rangkaian potensi sejarah dan budaya yang ada di sekitarnya seperti Pasar Atas, Jenjang 40, Taman Jam Gadang, Gedung Istana Bung Hatta, daerah Pecinan, Kebun Binatang Kinantan, dan Benteng Fort de Kock. Potensi-potenasi ini belum termanfaatkan secara optimal guna meningkatkan kualitas fungsional dan visual dari kawasan Pasar Atas dan sekitarnya.

Kondisi sekarang menunjukkan kecenderungan perkembangan yang mengarah kepada penurunan kualitas lingkungan, penghancuran bangunan, tidak adanya perawatan bangunan dan belum ada perencanaan kegiatan yang dapat menunjang potensi-potensi yang ada di sekitar kawasan.

Source http://bukittinggiheritage.blogspot.com http://bukittinggiheritage.blogspot.com/2018/09/39-los-saudagar.html
Comments
Loading...