Loka Muksa Sang Prabu Sri Aji Jayabaya Kediri

0 320

Lokasi Loka Muksa Sang Prabu Sri Aji Jayabaya

Petilasan ini terletak di Dusun Menang RT.02 RW.03 Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Loka Muksa Sang Prabu Sri Aji Jayabaya

Menurut cerita yang beredar di masyarakat setempat, seorang bernama Warsodikromo yang pada suatu malam di tahun 1860 bermimpi bahwa dalam sebuah areal gundukan tanah yang telah menjadi rawa yang dikelilingi semak belukar dulunya adalah tempat bertahta dan sekaligus muksa Raja Kediri yang kesohor, yaitu Prabu Jayabaya. Mimpinya tersebut kemudian diceriterakan kepada penduduk di sekitarnya. Atas petunjuk dari mimpi tersebut, seluruh penduduk secara gotong royong mengadakan pencarian lokasi yang ada dalam mimpi tersebut.

Akhirnya dengan dibantu oleh paranormal, petilasan tersebut berhasil diketemukan. Jadi, awalnya petilasan Sang Prabu Sri Aji Jayabaya ini semula hanyalah berupa seonggok tanah bernisan yang tertutup semak belukar dan batu-batu berserakan yang berada di bawah naungan sebuah pohon kemuning (Murraya paniculata) besar yang rindang.

Sejak saat itu, tempat yang tidak begitu luas yang berada di tengah rawa mulai ramai dikunjungi orang. Mereka merasa bahagia sekaligus terharu. Bahagia karena berkesempatan dapat mengunjungi petilasan seorang Raja Panjalu (Kediri) yang dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai raja besar atau ratu gung binathara di Tanah Jawa (1130 – 1157) yang menjadi titisan Bathara Wisnu. Sedangkan, terharu karena melihat keadaan petilasan yang tidak sepadan dengan kebesaran Prabu Jayabaya.Keluarga Besar Hondodento dari Yogyakarta berhasil memugar petilasan  Sang Prabu Sri Aji Jayabaya tersebut secara gotong royong. Proses pemugarannya memakan waktu lebih kurang satu tahun, yaitu sejak dari peletakan batu pertama pada tanggal 22 Februari sampai dengan tanggal 17 April 1976. Luas tanah yang dipugar meliputi lahan seluas 1.650 m², yang penggunaannya atas persetujuan pihak pimpinan desa atas dasar keputusan kumpulan desa melalui musyawarah desa yang disahkan dengan Keputusan Kepala Desa Menang tertanggal 20 Februari 1975 Model E Nomor 24.

Ketika selesai dan diresmikan, petilasan ini diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kediri dan menjadi aset tersendiri bagi kepariwisataan di daerah ini, khususnya bagi peminat wisata spiritual. Ada tiga bangunan pokok yang berada di Kompleks Petilasan ini, yaitu Loka Muksa (lokasi Prabu Jayabaya menjalani muksa, yaitu jiwa dan raganya kembali ke alam keabadian secara bersama-sama), Loka Busana (tempat busana Prabu Jayabaya diletakkan sebelum muksa), serta Loka Makuta (tempat mahkota diletakkan sebelum muksa).

Source Loka Muksa Sang Prabu Sri Aji Jayabaya Kediri Kediri
Comments
Loading...