Lepo Gete

0 154

Lepo Gete

Lepo Gete atau rumah besar merupakan istana Raja Sikka. Kerajaan Sikka merupakan sebuah kerajaan Katolik di pulau Flores di mana raja pertamanya bernama Don Alexius Alessu Ximenes da Silva yang sering terkenal dengan nama Don Alesu.

Kerajaan Sikka terbentuk sekitar tahun 1607 dan menurut data dari situs Kementrian Dalam Negeri tercatat Kerajaan Sikka pernah dipimpin oleh 12 orang raja di mana 6 orang memerintah saat jaman pemerintahan Portugis dan sisanya jaman pemerintahan Belanda.

Kerajaan Sikka berpusat di Sikka Natar atau Desa Sikka Kecamatan Lela Kabupaten Sikka. Desa Sikka terletak persis di bibir pantai selatan dengan yang terkenal dengan pantai berpasir hitam, bebatuan dan gelombang tinggi.

Lepo Gete bisa dikatakan sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Sikka selain sebagai tempat tinggal. Namun bangunan yang ada saat ini merupakan bangunan baru yang dibangun di masa pemerintahan Bupati Paulus Moa pada 2000.

“Bangunan lama sudah runtuh dan tersisa hanya dasarnya berupa pondasi semen yang sekarang berada di sebelah bawah tangga di sebelah timur bangunan Lepo Gete,” tutur Gregorius Tamela Karwayu.

Menurut sejarawan dan budayawan Sikka ini, bangunan bagian belakang Lepo Gete yang biasa dipergunakan sebagai dapur letaknya harus lebih rendah, tidak seperti sekarang yang memiliki tinggi serupa.

“Kalau aslinya, bagian belakang rumah panggung ini lebih rendah sekitar 30 sampai 50 sentimeter dari bangunan depannya,” ungkapnya.

Bagian bangunan istana yang biasa dinamakan Awu dan Ronang jelas lelaki 68 tahun ini, langsung menghadap dengan laut pantai selatan sebab istana raja ini persis berdiri hanya sekitar 5 meter dari bibir dan diperkirakan 10 meter saat itu.

Lepo Gete sebut Goris terdiri atas dua bagian utama yakni Tedang yang berfungsi sebagai pendopo rumah, tempat menerima tamu, tempat musyawarah, tempat perjamuan atau acara pesta lainnya.

Bangunan Lepo Gete memiliki panjang 20 meter dengan lebar 15 memiliki konstruksi atap lancip dua air dimana bagian depan dibentuk bersusun dua.Tinggi total bangunan sekitar 10 meter dimana terdapat dua bangunan utama di Lepo Gete yakni Tedang yang berfungsi sebagai pendopo rumah, tempat menerima tamu, tempat musyawarah, tempat perjamuan atau acara pesta lainnya.

Bagian kedua disebut Une.yang dikhususkan untuk penghuni rumah atau anggota keluarga dekat dimana disitu juga terdapat tempat tidur dan tempat menyimpan harta kekayaan yang berharga. Bagian Une letaknya lebih tinggi dari bagian Tedang dan ada tangga (Dang) yang menghubungkan kedua bagian itu.
Cendana Trip

“Kalau mau dibangun kembali, masih ada beberapa orang yang pernah tinggal di istana ini yang bisa diminta memberikan gambaran sesuai aslinya,” tuturnya.

Anggota DPR RI fraksi PDIP saat ini,Andreas Hugo Pareira termasuk orang yang semasa kecilnya setahu Goris pernah tinggal bersama orang tuanya di istana Raja Sikka ini.

Oristis Parera salah seorang saksi sejarah lainnya pun sepaham dengan Goris. Baginya, bangunan bersejarah ini perlu dibangun kembali sesuai aslinya sebab istana raja yang dulunya pernah berpindah ke Maumere juga sudah tidak ada lagi.

Selain itu katanya, bila Lepo Gete difungsikan seuai dahulu maka ada orang yang merawatnya agar bangunanya tidak rusak. Penjaganya pun perlu dibekali dengan pengetahuan agar bisa menjelaskan sejarah dan apa itu Lepo Gete kepada wisatawan yang berkunjung.

“Ini sebuah bangunan sejarah istana raja yang berbentuk tradisional dan menonjilkan kearifan lokal sehingga bila dilestarikan akan menjadi sebuah situs sejarah,” tuturnya.

Sebenarnya tambah Goris, niatnya hanya untuk melestarikan budaya saja agar generasi sekarang bisa mengetahui bagaimana bentuk sebenarnya bangunan rumah Raja Sikka.
Seorang pengusaha dari Jakarta jelasnya, mau membantu dana pembangunan namun karena status kepemilikan tidak jelas akhirnya donatur tersebut menarik diri.

“Kami sudah bertemu dengan pastor paroki, kepala desa dan keluarga keturunan raja dari marga da Silva tapi tidak ada kata sepakat,” paparnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka juga pernah datang dan menyaksikan sendiri kondisi bangunan Lepo Gete kata Goris apalagi pembuatan film 3 Dara pun menjadikan Lepo Gete sebagai salah satu lokasi syuting.

Sebenarnya dengan dibuatnya film ini tutur pria asli Sikka ini, harusnya sebuah pukulan telak bagi pemerintah apalagi Melchias Markus Mekeng Ketua komisi XI DPR RI penggagas film ini, ibunya merupakan salah satu keturunan Raja Sikka.

“Ini aset dan menjadi sebuah nilai sejarah dan budaya.Kita boleh berbicara, berceritera tentang sejarah kerajaan dan istananya tapi orang ingin bukti bangunan istananya dimana,” pungkasnya.

Source https://www.cendananews.com https://www.cendananews.com/2017/01/situs-sejarah-sikka-2-lepo-gete-perlu-dibangun-baru-sesuai-bentuk-asli.html
Comments
Loading...