Leang Timpuseng Sulawesi Selatan

0 104

Leang Timpuseng

Terletak ± 380 m sebelah timur Leang Bembe, secara administrative masih berada pada wilayah yang sama. Secara astronomis berada pada posisi S 04O 59’ 53,5” dan E 119O 39’ 39,8”, menghadap ke selatan pada ketinggian ± 25 m dpl (Garmin GPS 60i). Lantai gua hampir rata dan hanya lebih tinggi ± 0 – 50 cm dari lahan persawahan di depannya.

Lantai gua memanjang ± 30 m dengan lebar bervariasi antara 2 m hingga 7 m. Di dalam gua terdapat cekungan yang menjadi sumber air, oleh penduduk setempat dimanfaatkan untuk mengairi sawah atau dipompakan untuk memenuhi kebutuhan air untuk peternakan unggas. Karena berhadapan langsung dengan persawan, maka kondisi gua sangat gersang, hanya terdapat sepetak sawah yang dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk menanam rumput gajah sebagai pakan ternak di depan gua. Selain itu beberapa jenis tanaman yang dikultivasi oleh masyarakat, misalnya pohon kapuk, mangga dan nangka.

Beberapa tinggalan arkeologi yang masih dapai ditemui pada leang ini antara lain sebaran cangkang-cangkang kerang pada permukaan lantai gua dan artefak batu, walaupun sudah sulit ditemukan. Kondisi situs sangat teracak karena aktivitas penduduk setempat sangat tinggi di sekitarnya, selain sumber airnya dimanfaatkan, gua ini juga sangat mungkin difungsikan sebagai tempat menyimpan peralatan pertanian atau perlengkapan lainnya.

Dalam konteks pelestarian, leang ini telah dipasangi pagar kawat duri pada bagian depannya, meskipun nampaknya tidak terawat dan tidak efektif lagi. Demikian pula dengan juru pelihara yang bertugas, masih belum berfungsi maksimal.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsulsel/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsulsel/pendataan-3d-kawasan-goa-goa-maros-sulawesi-selatan-dengan-aplikasi-3d-laser-scanner/
Comments
Loading...