Kota Lama Lawang Malang

0 247

Kota Lama Lawang

Kawasan yang berada di belakang kantor Kecamatan Lawang ini begitu khas. Berada di sana membawa kita ke suatu atmosfer masa silam. Bangunan-bangunan yang ada sangat kental suasana colonial. Mengingatkan kita akan nostalgia masa pendudukan bangsa asing negeri ini.

Kehadiran mereka pula membawa budaya asalnya. Itu juga termasuk dalam seni bangunan, walau harus melalui bermacam adaptasi terhadap iklim di sini. Melihat begitu banyak sisa bangunan lama disana, memberi bukti, betapa daerah Lawang ini sangat disukai pada masa itu.

Ragam bangunan yang ada di Lawang-Malang, menurut Dwi Cahyono, sumber Mossaik, bisa disebut dengan Seni Bangun Indis. “Di Lawang walau bukan Ibukota Kabupaten, bisa dibilang memiliki peninggalan bangunan Indis yang cukup banyak. Dan beberapa diantaranya terbilang besar,” ujarnya. Salah satunya Hotel Niagara, yang dari awal berdirinya sudah berfungsi sebagai hotel. Dan di bagian Selatan Lawang juga terdapat tangsi (basis) Militer, tepatnya di daerah Bedali. Dan beberapa yang lain.

Dari sekian jumlah bangunan yang ada berfungsi sebagai rumah tinggal, kantor, penginapan dan fasilitas umum lainnya. Menurut sejarawan asal Malang ini, menunjukkan kalau Lawang memiliki arti penting di masa Kolonial. Beberapa alasan kenapa Lawang dianggap sangat strategis. Pertama, dikelilingi oleh area perkebunan yang dulu juga menjadi perhatian di masa Kolonial. Didukung oleh pemandangan alam, di sebelah Barat panorama gunung Arjuna. Di sebelah Timur juga tampak pegunungan. Hal ini sangat menguntungkan untuk area pemukiman.

Kedua, letak Lawang secara geografis cukup tinggi. Diukur dari permukaan laut, Lawang memiliki ketinggian yang lebih dibandingkan dengan kota Malang. Hal ini memberi dampak kota Lawang mempunyai hawa lebih sejuk. Ini sangat cocok sebagai tempat peristirahatan, yang sangat disukai oleh orang asing seperti kebanyakan di beberapa tempat di negeri ini.

Ketiga, Lawang dinilai berada di posisi strategis, baik dari sisi ekonomi hingga akses perhubungan. Hal ini karena merupakan jalur poros Surabaya-Malang. Hal ini pula yang sangat mendukung wilayah yang ditengarai berkembang di akhir abad ke-18 itu. Kondisi bangunan kuno yang ada di Lawang dinilainya lebih menguntungkan dibandingkan dengan bangunan yang ada di Malang. Dua alasan yang melatarinya, pertama secara fisik bentuk bangunannya relatif asli. Kedua, bangunan lama yang ada relatif belum banyak yang mengalami alih fungsi, yang biasanya disertai dengan perubahan bentuk menyesuaikan fungsinya yang baru. Memang di Lawang bangunan lama yang ada masih kebanyakan berupa rumah tinggal.

Source https://jawatimuran.wordpress.com/ https://jawatimuran.wordpress.com/2012/06/02/kota-lama-lawang-malang/
Comments
Loading...