Kompleks Makam Tunggal I dan II

0 113

Kompleks Makam Tunggal I dan II

Kompleks Makam Tunggal I dan II berada di Gampong (Desa) Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Situs ini berada di koordinat 5º34’33.5”N, 95º27.1”E  dengan luas areal ± 1.75 m2. Status tanah situs milik pemerintah dengan batas-batas situs sebagai berikut: sebelah Utara berbatasan dengan kandang kambing, tambak; sebelah Selatan berbatasan dengan tanah kosong dan tambak; sebelah Barat berbatasan dengan tamba dan lahan rencana jalan masuk ke situs; dan, sebelah Timur berbatasan dengan semak belukar dan Kondisi situs saat ini cukup memprihatikan dan memiliki ancaman yang tinggi karena aktivitas penduduk sekitarnya yang menjadikan lahan sekitar ssitus sebagai tambak dan kandang kambing.

Secara umum, situs ini berupa gundukan tanah yang di atasnya terdapat nisan-nisan kuno yang diperkirakan dari abad ke-17 Masehi hingga abad ke-18 Masehi. Kemungkinan besar, kompleks makam ini merupakan kompleks pemakam keluarga yang umum dipraktekan pada era Kerajaan Aceh.

Kompleks Makam Tunggal I dan II menempati suatu areal yang sempit, berada di tanah gundukan yang di sekitarnya terdapat kandang kambing dan membuat kesan kompleks ini sangat bau dan jorok. Adapun tanah situs diklaim milik warga dan dihibah  secara lisan (tanpa surat) kepada pemerintah Kota Banda Aceh.

Tetapi ketika warga sekitar ditanyakan sejarah makam-makam kuno ini, mereka sama sekali tidak tahu asal mula ceritanya. Hal ini mengindikasikan ada keterputusan sejarah situs dengan penduduk sekitarnya. Sebab keterputusan sejarah ini, bisa jadi karena keturunan yang asli telah berpindah tempat (migrasi) akibat peperangan atau syahid  selama peperangan yang panjang antara Kerajaan Aceh dengan kolonial Belanda.

Di Kompleks Makam Tunggal I dan II terdapat 15 (lima belas) makam yang ditandai oleh masing-masing nisan dengan tipologi dan ukuran yang beragam kondisinya. Makam 1. Nisannya 2 (dua) buah berbentuk pilar, berada di sisi paling timur pada deretan makam kuno. Posisi nisan dalam keadaan miring akibat tanah dasarnya tergerus sehingga berpotensi jatuh. Nisannya menggunakan tipe gada, berukuran besar, lebih tinggi dari ukuran orang dewasa, pada puncak nisan ada bunga teratai dan tidak memiliki kaligrafi.

Source Kompleks Makam Tunggal I dan II berada di Gampong (Desa) Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Situs ini berada di koordinat 5º34’33.5”N, 95º27.1”E dengan luas areal ± 1.75 m2. Status tanah situs milik pemerintah dengan batas-batas situs sebagai berikut: sebelah Utara berbatasan dengan kandang kambing, tambak; sebelah Selatan berbatasan dengan tanah kosong dan tambak; sebelah Barat berbatasan dengan tamba dan lahan rencana jalan masuk ke situs; dan, sebelah Timur berbatasan dengan semak belukar dan Kondisi situs saat ini cukup memprihatikan dan memiliki ancaman yang tinggi karena aktivitas penduduk sekitarnya yang menjadikan lahan sekitar ssitus sebagai tambak dan kandang kambing. Secara umum, situs ini berupa gundukan tanah yang di atasnya terdapat nisan-nisan kuno yang diperkirakan dari abad ke-17 Masehi hingga abad ke-18 Masehi. Kemungkinan besar, kompleks makam ini merupakan kompleks pemakam keluarga yang umum dipraktekan pada era Kerajaan Aceh. Kondisi Situs Kompleks Makam Tunggal I dan II (Sumber: TACB Kota Banda Aceh Tahun 2018) Kompleks Makam Tunggal I dan II menempati suatu areal yang sempit, berada di tanah gundukan yang di sekitarnya terdapat kandang kambing dan membuat kesan kompleks ini sangat bau dan jorok. Adapun tanah situs diklaim milik warga dan dihibah secara lisan (tanpa surat) kepada pemerintah Kota Banda Aceh. Tetapi ketika warga sekitar ditanyakan sejarah makam-makam kuno ini, mereka sama sekali tidak tahu asal mula ceritanya. Hal ini mengindikasikan ada keterputusan sejarah situs dengan penduduk sekitarnya. Sebab keterputusan sejarah ini, bisa jadi karena keturunan yang asli telah berpindah tempat (migrasi) akibat peperangan atau syahid selama peperangan yang panjang antara Kerajaan Aceh dengan kolonial Belanda. Di Kompleks Makam Tunggal I dan II terdapat 15 (lima belas) makam yang ditandai oleh masing-masing nisan dengan tipologi dan ukuran yang beragam kondisinya. Makam 1. Nisannya 2 (dua) buah berbentuk pilar, berada di sisi paling timur pada deretan makam kuno. Posisi nisan dalam keadaan miring akibat tanah dasarnya tergerus sehingga berpotensi jatuh. Nisannya menggunakan tipe gada, berukuran besar, lebih tinggi dari ukuran orang dewasa, pada puncak nisan ada bunga teratai dan tidak memiliki kaligrafi. https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbaceh/profil-situs-kompleks-makam-tunggal-i-dan-ii-oleh-ambo-asse-ajis-pramubakti-balai-pelestarian-cagar-budaya-aceh/
Comments
Loading...