Kompleks Makam Tumenggung Jamaluddin Kab. Lingga

0 24

Kompleks Makam Tumenggung Jamaluddin

Tumenggung merupakan salah satu jabatan tertinggi dalam struktur pemerintahan Kesultanan Lingga-Riau. Tumenggung bertugas membantu Yang Dipertuan Muda Riau dalam melaksanakan pemerintahan Kesultanan Lingga-Riau. Dalam stratifikasi sosial pada masa Kesultanan, Tumenggung merupakan golongan bangsawan termasuk didalamnya Teungkuteungku, Raja-raja, dan Datuk Bendahara. Kompleks makam terdiri dari 43 buah makam, dengan bentuk nisan pipih dan gada dengan bahan sebagian besar terbuat dari batu andesit dan sebagian kecil terbuat kayu. Bentuk nisan gada berjumlah 22 buah, sedangkan nisan pipih berjumlah 20 Buah, dan nisan terbuat dari kayu sebanyak 1 buah. Kompleks makam ini berada di daerah perbukitan yang sekelilingnya diberi pagar dari bata berplester semen membentuk segi empat. Pintu masuk terdapat di sisi utara, untuk masuk ke area pemakaman terdapat anak tangga yang terbuat dari bata berplester semen yang berjumlah 15 buah. Kompleks makam ini merupakan makam Tumenggung Jamaluddin beserta kerabat dan keturunannya.

Makam Tumenggung Jamaluddin berada tepat di depan pintu masuk di sisi timur. Makam ini berjirat dari kayu berbentuk persegi panjang berukuran 280 cm x 165 cm, nisannya terbuat dari batu berbentuk gada segi delapan yang dibagian atasnya berbentuk seperti stupa17 . Nisan kepala berukuran 89 cm x 22 cm dan nisan kaki berukuran 83 cm x 26 cm. Nisan makam Tumenggung Jamaluddin polos tanpa motif hias. Selain makam Tumenggung Jamaluddin, di kompleks makam ini juga terdapat makam Datuk Montel yang merupakan saudara Tumenggung Jamaluddin. Makam Datuk Montel berada tepat di sisi barat makam Tumenggung Jamaluddin. Makam ini tidak berjirat dengan nisan berbentuk gada, bentuk nisan ini sama dengan nisan Tumenggung Jamaluddin.

Ukuran nisan kepala 79 cm x 23 cm, sedangkan nisan kaki berukuran 76 cm x 24 cm. Tiga buah makam penting lainnya adalah makam Datuk Kaya Muhammad Seman, Datuk Kaya Inu, dan Encik Jebah Istri S. Abdullah. Ketiga tokoh tersebut merupakan saudara kakak beradik dengan Tumenggung Jamaluddin dan Datuk Montel. Tiga buah makam tersebut berjirat dari batu berbentuk persegi panjang. Nisan makam datuk Kaya Inu dan Datuk Kaya Muhammad Seman terbuat dari batu berbentuk gada segi delapan dengan bagian atasnya berbentuk seperti stupa. Sedangkan makam Encik Jebah berbentuk pipih.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Lingga.pdf
Comments
Loading...