Kompleks Makam Sultan Mahmud Indragiri Hulu

0 7

Kompleks Makam Sultan Mahmud

Sultan Ibrahim adalah Sultan Muda Indragiri yang menetap di Peranap, sedangkan Sultan Mahmud adalah Sultan Indragiri ke25 (Sultan Indragiri yang terakhir, dinobatkan tahun 1912 dan meninggal tahun 1983). Adapun Sultan Isa adalah Sultan Indragiri ke-24, menjadi raja tahun 1892. Kompleks makam ini berada di sebelah barat masjid, tepatnya di belakang mihrab. Pada kompleks makam ini terdapat 3 buah makam, yaitu Makam Sultan Ibrahim, Makam Sultan Mahmud, dan Makam Sultan Isa Mudayatsyah. Sultan-sultan yang dimakamkan di kompleks makam ini adalah Sultan Isa Mudoyatsyah, Sultan Ibrahim, dan Sultan Mahmudsyah. Posisi ketiga makam tersebut secara berurutan berjajar dari barat ke timur.

Nisan makam Sultan Isya Mudayatsyah berbentuk nisan tipe Riau. Bahan nisan terbuat dari batuan andesit halus. Pada nisan bagian kepala terdapat tulisan berhuruf Arab Melayu dengan bingkai berbentuk lingkaran. Nisan makam Sultan Ibrahim juga berbentuk nisan type Riau yang terbuat dari bahan batuan andesit halus. Pada nisan bagian kepala juga terdapat inskripsi berhuruf Arab Melayu, di dalamnya tertulis angka tahun 1338 dan 1919. Pada sebelah atas di bagian tengah-tengah inskripsi tersebut terdapat hiasan bulan bintang. Adapun nisan makam Sultan Mahmudsyah berbentuk nisan persegi empat dengan ujung bagian atasnya meruncing.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Indragiri-Hulu-BPCB.pdf
Comments
Loading...