situsbudaya.id

Kompleks Makam Maradia Pamboang Sulawesi Barat

0 46

Lokasi Kompleks Makam Maradia Pamboang

Kompleks Makam Maradia Pamboang terletak di Desa Lalampanua, Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Kompleks Makam Maradia Pamboang

Luas areal 78 x 43 m dan cukup mudah dijangkau karena terletak di sekitar permukiman penduduk. Di dalam kompleks makam terdapat 2 tipe jirat yang umumnya terbuat dari batu karang yaitu monolit dan pasang sambung. Orientasi bujur makam berkisar antara 5° sampai 20° dari sudut utara. Dari 75 makam yang terdapat di dalam kompleks, 25 jirat di antaranya berupa monolit dengan variasi terutama pada ukuran karena tipe ini umumnya tanpa hiasan. Ukuran terbesar adalah panjang 195 cm, lebar 100 cm dan tinggi 70 cm, sedangkan terkecil berukuran panjang 54 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 30 cm. Pada umumnya jirat yang terdapat di dalam kompleks ini tidak bertingkat dan tanpa diserta unsur gunongan.

Tipe makam lainnya adalah pasang sambung berjumlah 20 jirat dan sekitar 30 makam lainnya sudah rusak. Tipe ini umumnya polos, namun unsur gunongan selalu hadir. Ukuran terbesar jirat tipe ini yaitu panjang 295 cm, lebar 170 cm, dan tinggi 140 cm.

Di dalam kompleks makam ini juga terdapat struktur bata yang berbentuk empat persegi panjang. Sebagian besar struktur bata itu sudah rusak namun masih ada bagian-bagian yang tersusun dengan tinggi 70 cm, sedangkan ukuran lebar permukaan atas (tebal) 2 meter. Secara keseluruhan ukuran struktur bata tersebut adalah panjang 18 meter, lebar 6,50 m, sedangkan ukuran bata-batanya adalah panjang 23 cm, lebar 14 cm, dan tebal 3 cm.

Bangunan struktur bata itu mengelilingi makam di dalamnya yang sekaligus sebagai pembatas makam di dalamnya dengan makam-makam lainnya. Di dalam bangunan struktur bata itu terdapat satu makam di bawah pohon besar yaitu makam Suryodilogo. Jiratnya sudah direnovasi secara modern dengan bahan keramik yang sekaligus menghilangkan bentuk aslinya. Tokoh Suryodilogo menurut satu sumber adalah tokoh penyebar Islam di aerah Majene yang bersal dari Yogyakarta. Pada waktu melaksanakan syiarnya, Pangeran Suryodilogo ditemani oleh Syekh Zakaria (makamnya tidak terdapat dalam kompleks ini) (periksa Montana, 1998).

Source http://www.arkeologi-sulawesi.com//index.php http://www.arkeologi-sulawesi.com//berita-80/kompleks-makam-maradia-pamboang.html
Comments
Loading...