Kompleks Makam Galetto Sulawesi Barat

0 58

Lokasi Kompleks Makam Galetto

Kompleks Makam Galetto terletak di dalam wilayah desa Tamangalle, Kecamatan Balanipa , Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Kompleks Makam Galetto

Kompleks makam tersebut telah dipagar oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Makassar seluas 50 x 30 meter dengan status tanah milik pribadi masyarakat. Di dalam kompleks ini selain makam – makam kuno juga terdapat makam baru.

Mengamati bentukmakam yang berdenah empat persegi panjang dengan arah bujur utara – selatan memberikan indikasi makam Islam. Kondisi fisik makam kuno sebahagian telah rusak, yang utuh hanya 4 (empat) buah. Tokoh utama yang dimakamkan adalah Sangngang Pabbicara Butta dan Gau. Kedua makam ini sekalipun nisannnya berbentuk hulu keris dan gadah bermahkota, demikian pula nisan pipih dalam bentuk trisula masih menampilkan cirri – cri kekunoan, namun jiratnya telah mengalai pemugaran dalam bentuk pemberian tegel keramik.

Memperhatikan bentuk bangunan makam rupanya menampilka teknik pembuatan seperti pada bangunan makam lainnya di daerah Tinambung yaitu berupa jirat makam yang dibentuk dari balok – balok batu yang dipahat membentuk sebuah bangunan berundak 2 sampai 4 dan pada undakan teratas dipercantik dengan gunungan, bentuk lainnya berupa pemakaian batu monolit tanpa gunungan.  Ukuran Makam di kompleks inipun bervariasi ada yang besar dan ada yang kecil:

  • Makam yang besar, berukuran :

        Tinggi = 207 cm, Lebar = 94 cm, Panjang = 115 cm

  • Makam yang kecil, berukuran  :

        Tinggi = 160 cm, Lebar = 71 cm, Panjang = 85 cm

Nisan yang merupakan komponen pokok yang selalu hadir pada setiap makam di kompleks ini, nisannya terdiri dari nisan gada bermahkota, nisan hulu keris dan nisan pipih. Untuk member nuansa keindahan maka ditampilkan berbagai bentu ragam hias, dengan cara mengukir batu makam sehingga menyerupai lukisan timbul. Penempatan ragam hias floraistis dan geometris dan bentuk pilin pada umumnya mengambil tempat pada bidang jirat makam, sedangkan ragam hias medallion dan inskripsi yang berisi kalimat Allah dan Muhammad dalam bentuk yang disamarkan menempati gunungan dan nisan makam. Lebih khusus lagi pemberian hiasan dekoratif ini hanya ditemukan pada bangunan makam yang besar dan berundak sedangkan pada jirat makam monolit tidak diberi hiasan sama sekali. Keseluruhan bahan pembuatan bangunan makam adalah batu karang.

Source https://disbudparpolman.weebly.com/index.html https://disbudparpolman.weebly.com/situs-cagar-budaya.html
Comments
Loading...