Kompleks Candi Sengi

0 125

Kompleks Candi Sengi

Kompleks Candi Sengi terdiri dari tiga buah candi yang letaknya saling berdekatan. Ketiga candi tersebut adalah Candi Asu, Candi Pendem, dan Candi Lumbung. Candi Asu dan Candi Pendem terletak di Dusun Candipos, Kelurahan Sengi, Kecamatan Dukun. Sedangkan Candi Lumbung berada di Dusun Tlatar, Kelurahan Krogowanan, Kecamatan Sawangan. Ketiganya berada di Kabupaten Magelang. Lokasi tersebut termasuk dalam jalur Solo-Selo-Borobudur.

Ketiga Candi terletak di lereng Gunung Merapi sisi barat pada ketinggian kurang lebih 650 m diatas permukaan laut. Di dekat ketiga candi tersebut mengalir Sungai Pabelan dan Sungai Tringsing yang berhulu di puncak Gunung Merapi. Sungai ini mengalir ke arah Barat dan bertemu di dekat Candi Lumbung.

Untuk menncapai ketiga, dapat mengambil jalur menuju Karang Talun dari Kota Muntilan ke arah utara lebih kurang 6 km. Jalan inin juga akan melewati pos Pengamatan Babatan. Setelah sampai di perempatan kemudian berbelok ke kanan memasuki jalan beraspal yang menghubungkan Desa Tlatar dan Desa Ampel.

Candi pertama yang akan dijumpai adalah sebenarnya Candi Lumbung. Lokasi Candi Lumbung berada di sebelah kanan jalan agak masuk ke dalam melewati pematang sawah. Candi Lumbung saat ini menghadapi kondisi tanggap darurat berhubungan dengan letusan Gunung Merapi 6 tahun silam. Candi Lumbung untuk sementara dipindahkan karena terletak di lokasi yang rawan tergerus atau longsor akibat hantaman aliran lahar dingin kala itu.

Melanjutkan perjalananan selanjutnya harus melalui jembatan kayu berangka besi. Candi yang akan ditemui selanjutnya adalah Candi Pendem. Candi ini berlokasi di kiri jalan, masuk melalui hambaran sawah.

Candi ketiga adalah Candi Asu yag terletak kurang lebih 150 meter arah baratdaya Candi Pendem. Candi Asu terlihat dari jalan yang menghubungkan Desa Tlatar dengan Desa Ampel.

Ditinjau dari segi arsitektur, ketiga Candi Tersebut termasuk dalam periode Jawa Tengah. Masa pendirian candi dapat dihubungkan dengan prasasti yang ada. Prasasti yang ditemukan di daerah ini adalah Prasasti Sri Manggala II, Kurambitan I dan Kurambitan II. ketiganya menyebut tentang keberadaan Dharmma di Salingsingan. Prasasti lain yang menyebutkan tentang Dharmma di Salingsinganadalah Prasasti Salingsingan, tetapi tidak diketahui daerah asal penemunya.

Prasasti Salingsingan yang berangka tahun 802 Saka atau 880 Masehi berisi tentang danan Kebaktian Sri Maharaja Rakai Kayuwangi kepada Bhatara di Salingsingan. Sedangkan prasasti Sri Manggala II, Kurambitan I dan Kurambitan II berisi tentang Sang Pamgat Hino Pu Apus yang menetapkan Dharmmanya di Salingsingan.

Pada tahun 880 M. Raja yang memerintah di kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengah adalah Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala. Hal ini didasarkan pada Prasasti Wanua Tengah III. Pada prasasti tersebut terdapat urutan raja-raja yang memerintah di Kerajaan Mataram Kuno sebagai penguasa di daerah Jawa Tengah beserta dengan masa pemerintahannya.

 Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala adalah raja kerajaan Mataram Kuno yag ke 8 yang memerintah pada tahun 855-885 M. Berdasarkan pada data-data tersebut diatas, dimungkinkan bahwa ketiga candi yang ada di Kompleks Candi Sengi didirikan pada masa pemerintahan Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbjateng/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbjateng/kompleks-candi-sengi-candi-asu-candi-pendem-dan-candi-lumbung/
Comments
Loading...