Komplek Makam Tuan Titah Sumatera Barat

0 87

Lokasi Komplek Makam Tuan Titah

Komplek Makam Tuan Titah terletak di nagari Sungai Tarab kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatra Barat. 

Komplek Makam Tuan Titah

Tuan titah (datuak bandaro) merupakan salah satu dari empat anggota basa empat balai semasa pemerintahan kerajaan Pagaruyung. Komplek makam ini merupakan makam Datuak Bandaro (tuan titah) yang merupakan satu dari basa ampek balai semasa kerajaan.

Komplek pemakaman ini merupakan makam tuan titah dan keluarganya yang telah bercampur dengan makam baru sehingga tidak diketahui dimana makam Tuan Titah itu berada. Pengaruh hindu sangat kental denga bentuk makam yang beorientasi dengan masa lampau dengan menggunakan lambang keris yang mencerminkan produk local Minang, menurut masyarakat keris itu digunakan untuk menyelamatkan diri dan di dalam keris terdapat ara penunggu atau penjaga keris.

Selain, itu pengaruh makam semuanya mengarah utara-selatan ini merupakan ciri merupakan dari khas makam islam, dari sejumlah makam yang terdapat makam-makam dengan nisan khas, antara lain berbentuk gada, palus berbentuk nisan antefik dan nisan menhir dengan berbentuk tulisan dan huruf Arab yang disebut dengan nisan Aceh, dari sejumlah makam yang ada terdapat makam-makam tersebut umumnya berjirat yang disusun dengan batu andesit. Selain itu juga ada makam pahlawan pada masa kemerdekaan yang melindungi wilayah kekuasaan dari pada penjajah. Di dalam komplek makam Tuan Titah terdapat juga makam beronggok yang di Tanami pohon, pohon tersebut masih ada hingga sekarang bahkan tumbuh besar sehingga membuat makam tidak telihat seperti makam yang lain.

Kecamatan ini di belah ole dua buah jalan raya yang menghubungkan Ibukota Kabupaten Tanah Datar, Batusangkar dengan Payakumbuh dan kota Bukittinggi. Daerah ini membentang dari pinggang Gunuang Marapi sampai jauh ke kaki gunung bungsu, selanjutnya ke arah selatan dari nagari tigo batua akan nampak gunung talang yang terletak di Kabupaten Solok dan dari sisi barat berdiri tegak Gunung Marapi, gunung yang di anggap sebagai tanah asal mula orang Minang. Makam Tuan Titah dilindungi oleh Undang-Undang No. 11 Tahun 2010 BP3 Batusangkar Wilayah Kerja Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau.

Pada zaman kerajaan Minangkabau dahulu, Tuan Titah,salah satu unsur dari basa nan ampek balai berkedudukan di Sungai Tarok ini. Keturunan atau pasukan dari Tuan Titah ini turun ke daerah Solok dan sampai ke daerah Bhayang, Pesisir Selatan. Silek buah tarok yang di kenal di daerah Bhayang yang konon berasal dari silat keluarga Tuan Titah di Sungai Tarab pada zaman dahulunya.

Makam-makam yang terdapat di dalam pandam pakuburan Tuan Titah dan keluarganya berbagai macam ukuran dan bentuk nisan yang berbeda seperti palus, tanduk, pedang dan beberapa bentuk menhir lainnya antara lain terdapat kuburan yang paling panjang yang terdapat di dalam pemakaman Tuan Titah yaitu dengan panjang 695cm, lebar 155cm tinggi nisan yang terdapat di kuburan panjang tersebut dan 50 cm, lebar 20cm dan kuburan yang paling pendek.

Source https://hafizilyudha.wordpress.com/ https://hafizilyudha.wordpress.com/2016/12/11/menggali-bentuk-kebudayaan-nisan-komplek-makam-tuan-titah-di-sungai-tarab-kabupaten-tanah-datar/
Comments
Loading...