Komplek Makam Temenggung Abdul Jamal Batam

0 20

Komplek Makam Temenggung Abdul Jamal

Temenggung adalah gelar pembesar di bawah sultan dan raja dalam sistem ketatanegaraan Kerajaan Melayu Johor Pahang. Temenggung merupakan salah satu dari empat pemegang cap mohor di bawah sultan dan raja. Cap mohor itu juga diiringi dengan kepemilikan bendera yang disebut bendera Fajar Menyingsing. Temenggung tersebut bernama Tun Abdul Jamal, diperkirakan lahir sekitar tahun 1720. Tun Abdul Jamal merupakan putra dari Tun Abbas Datuk Bendahara Sri Maharaja Johor Ibnu Sultan Jalil Riayat Syah. Temenggung tersebut berkedudukan di Pulau Bulang hingga tahun 1811 M dipindah ke Singapura oleh Temenggung berikutnya yaitu Tun Abdul Rahman. Penempatan jabatan Temenggung di Pulau Bulang menjadi indikator bahwa pulau tersebut adalah sebuah kawasan penting pada masa eksistensi Kerajaan Melayu, Johor dan Pahang.

Secara arkeologis makam yang dideskripsi adalah makam utama yaitu Makam Temenggung Abdul Jamil. Makam tersebut berbentuk silinder dengan orientasi utaraselatan. Orientasi dan bentuk makam mencirikan makam tersebut makam islam. Nisan makam dibentuk dari batu tuff dengan pola silinder. Nisan tersebut memiliki diameter 26 cm dengan tinggi 84 cm dari tanah penutup kaki nisan. Sementara itu, di luar komplek makam utama terdapat sebuah makam yang sangat indah. Tipe makam tersebut adalah tipe Aceh yang memiliki tanduk dengan ukiran yang sangat halus. Akan tetapi, belum ditemukan informasi mengenai siapa yang tokoh yang dimakamkan pada tempat tersebut.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kota-Batam.pdf
Comments
Loading...