Komplek Makam Syekh Abdul Wahab Sijunjung

0 25

Komplek Makam Syekh Abdul Wahab

Syaikh Abdul Wahab Calau atau dikenal juga dengsan sebutan Tuanku di Bawah Manggih merupakan tokoh syiar Islam di Sijunjung dan sekitarnya. Beliau berasal dari Aur, sebuah kampung kecil di Kecamatan Sumpur Kudus. Syekh Abdul Wahab mempelajari ilmu agama di Lubuak Sikarah, dulu dikenal dengan Kubuang Tigo Baleh dan di Pangian, Lintau. Syekh Abdul Wahab mengembangkan paham Syatariah, sesuai dengan apa yang dipelajarinya dari Syekh Abdul Muhsin dan Syekh Sultan Al-Kisai Ibnu Habibullah Ulakan yang berguru kepada Syekh Abdurrahman Ulakan. Syekh terakhir merupakan murid langsung dari Syekh Burhanuddin Ulakan.

Sebelum mendirikan surau dan mensyiarkan Islam di Calau, Syekh Abdul Wahab mengembangkan Islam di Aur, Kumanih. Salah satu teman seperguruan Syekh Abdul Wahab adalah Syekh Talawi Padang Gantiang yang menurunkan murid Angku Ampalu Tinggi/Syekh Haji Ibrahim. Syekh Abdul Wahab atau dikenal juga sebagai Inyiak Calau dimakamkan di belakang surau yang beliau buat. Belum ditemukan informasi mengenai tahun kelahiran. Namun wafatnya Syekh Abdul Wahab tercatat tanggal 23 Rajab, periodesasi hidup dari Syaikh Abdul Wahab diperkirakan pada akhir abad XIX dan awal abad XX Penamaan “calau” diberikan oleh Syekh Abdul Wahab yang berarti “parit” atau “tanah yang digali”.

Parit tersebut dibuat untuk membatasi tanah ulayat kampung saat itu. Kompleks Makam Syekh Abdul Wahab teerdiri dari makam yang berada di dalam ruangan yang dikelilingindinding dan makam-makam yang berada di luar. Makam yang berada di dalam ruangan terdiri dari tiga makam berukuran sama: 220 cm x 70 cm., Ketiga makam tersebut adalah makam Syekh Abdul Wahab, makam Syekh Jalaluddin (pengganti Abdul Wahab) dan makam Syekh Ahmad (anak Jalaluddin). Adapun di lingkungan sekitar makam, terdiri dari 12 makam yang merupakan anak dan keturunan Syekh Jalaluiddin.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Sijunjung.pdf
Comments
Loading...