Klenteng Kwan Tie Kiong Yogyakarta

0 30

Klenteng Kwan Tie Kiong

Klenteng ini didirikan diatas tanah Sultan Ground dengan luas 2.000 meter persegi  sedangkan bangunannya sendiri seluas 1.500 meter persegi, berada di Jl. Poncowinatan 16, Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta atau tepatnya disebelah utara pasar Kranggan.

Bangunan Klenteng ini merupakan bangunan tua karena sudah ada sejak tahun 1881 dan terdaftar sebagai Bangunan Cagar Budaya di Yogyakarta yang ditetapkan dalam peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No. PM.07/PW.007/MKP/2010.

Bangunan Klenteng Kwan Tie Kiong sampai sekarang ini belum pernah mengalami renovasi yang berarti. Bagian Lantai menggunakan tegel sedangkan dinding berupa batu bata yang diplester sedangkan bagian atap terbuat dari kayu jati. Beberapa tiang penyangga dan juga bagian atas terdapat ornamen berukir atau semacam relief, seperti naga di tiang dan beberapa di tembok. Pada bagian atas bangunan ini terdapat juga patung naga yang salin berhadapan.

Pada bagian tengah merupakan ruangan utama  yang terdapat patung Kwan Tie Koen (Dewa keadilan). Dari ruangan inilah dimulai urutan ritual sembahyang, yang harus menyelesaikan sebanyak 17 altar sembahyang, yang pada tiap tiap altar kita harus membakar hio sebanyak 3 buah.

Hio ini setelah dibakar dan sebagai sarana doa untuk menancapkan dialtar harus dalam posisi seperti kipas yakni satu ditengah dengan posisi tegak dan dua disamping kanan kirinya dalam posisi miring. Setelah di Ruangan utama kami diantar oleh Mas Eka Putera berkeliling melihat altar yang berada disekeliling ruangan utama, disetiap altar yang kami lihat terdapat patung diantaranya Dewi Kwan Im, Nabi Kong Hu Chu, Dewi Kiu Tian Sien Nie dan masih banyak lagi

Pada ruangan utama ini juga terdapat meja persembahan yang dapat dipergunakan bagi siapa saja yang ingin menyampaikan persembahan yang berupa buah buahan, namun ada beberapa buah yang tidak boleh dipersembahkan yakni buah yang berduri seperti halnya durian, rambutan dll. Anda bisa memberikan buah pisang, apel, per, dll dan harus berjumlah ganjil.

Pada hari hari besar seperti Sin Cia atau tahun baru Imlek tempat ini senantiasa ramai digunakan sebagai pusat kegiatan. Seperti halnya pada tahun ini perayaan Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada tanggal 10 Februari 2013, beberapa persiapan yang dilakukan diantaranya satu minggu atau tepatnya tanggal 3 Februari 2013 akan dilakukan ritual pemandian patung yang ada dimulai dengan Patung Tuan Rumah di Klenteng ini. Sedangkan pada tanggal 9 Februari 2013 akan digelar perayaan selama semalam suntuk kemudian setelah 15 hari kemudian juga akan digelar perayaan Cap Gomeh atau Bulan purnama. Dan masih banyak beberapa ritual keagamaan yang digelar ditempat ini.

Source http://yogyakarta.panduanwisata.id http://yogyakarta.panduanwisata.id/wisata-religi/klenteng-bangunan-tua-nan-eksotis/
Comments
Loading...