situsbudaya.id

Klenteng Kung Fuk Miaw Bangka Belitung

0 81

Lokasi Klenteng Kung Fuk Miaw Bangka Belitung

Klenteng Kung Fuk Miaw Bangka Belitung di Desa Tanjung, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Klenteng Kung Fuk Miaw Bangka Belitung

Kelenteng Kung Fuk Miau atau Kong Fuk Miau itulah namanya, berwarna merah menyala khas bangunan rakyat cina. Kelenteng yang dibangun pada masa Dinasti Ching itu dinamai berdasarkan nama asal daerah para pendiri kelenteng yakni China Daratan. Kong Fuk berasal dari kata Kwang Tung dan dan Fuk Kian(Hokkian) yaitu nama wilayah di China. Kedua kata disingkat menjadi Kong Fuk. Sementara Miau artinya Rumah Dewa.

Bangunan Kelenteng Kung Fuk Miau memiliki luas 26,5 x 16,80 m, diatas lahan seluas 57 x 40 m. Kondisi Kelenteng Kung Fuk Miau berada dibawah kepemilikan Yayasan Tulus Bhakti. Sejak berdiri pada tahun 1820 Kelenteng Kung Fuk Miau masih aktif digunakan sebagai tempat peribadahan hingga sekarang. Selain digunakan sebagai tempat peribadahan, Kelenteng Kung Fuk Miau juga digunakan sebagai pusat pelatihan barongsai. Barongsai adalah tarian yang menggunakan pakaian berbentuk singa. Biasanya, barongsai digunakan untuk menyambut perayaan hari-hari besar cina. Tujuan dari tarian barongsai adalah mengusir roh jahat dan energi negatif sehingga datang keberuntungan.

Bangunan Kelenteng Kung Fuk Miau dibangun menghadap ke timur. Maksud dari arah bangunan ini adalah awal kemunculan, permulaan, atau kebangkitan seperti matahari. Kelenteng Kung Fuk Miau terdiri dari beberapa bangunan, yaitu bangunan utama yang biasa digunakan untuk beribadah, bangunan samping yang biasa digunakan untuk tempat berkumpul, dan dua buah bangunan pagoda besar didepan bangunan utama. Bangunan kelenteng ini diakhiri dengan pagar disekelilinngnya.

Memasuki bangunan utama nuansa sakral sebuah tempat peribadahan begitu terasa. Bau dupa khas dari kegiatan bersembahyang tercium menusuk-nusuk hidung seakan menyambut kedatangan siapa saja. Salah satu pengurus kelenteng yang bernama Sofian (Asen) menyebutkan bahwa di Kelenteng Kung Fuk Miau ada sembilan arca patung atau monumen yang biasanya digunakan untuk sembahyang. Atap terbuka ditengah bangunan utama kelenteng menunjukkan jelas ciri bangunan masyarakat tionghoa. Altar penyembahan dimulai dari pintu masuk bangunan hingga ke dalam. Di setiap altar terdapat nama dewa-dewi yang di puja.

Thian Shen, Kwan Im Phu Sat, Fuk Tet Cen Sen, Hian Than Pak Kung, Thian Hou Sen Mu (Ma Cu), Cu Sen, Thai Sui Sen Kiun, dan Ng Pong Thu Lung Kung Kung adalah beberapa nama arca patung dan monumen dewa-dewi yang ada di kelenteng Kung Fuk Miau. Di dalam bangunan utama diletakkan lonceng dan bedug. Kedua alat ini akan dibunyikan sebagai isyarat datangnya bulan purnama. Lonceng dan bedug dipukul pada awal bulan purnama dan 15 hari kemudian secara bersamaan.

 

Source Klenteng Kung Fuk Miaw Bangka Belitung Bangka Belitung
Comments
Loading...