Klenteng Budha Prabha Yogyakarta

0 15

 Klenteng Budha Prabha

Klenteng ini berada di Jl. Brigjend Katamso No. 3, Gondomanan, Yogyakarta. Klenteng ini dibangun  dengan menempati area seluas 1150 meter persegi yang juga merupakan  hibah dari Keraton Kasultanan Yogyakarta pada tanggal 15 Agustus 1900 yakni pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono VII.  Bangunan ini juga ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya dengan surat No. PM.25/PW.007/MKP/2007 tanggal 26 Maret 2007 oleh Perintah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Secara bentuk bangunan hampir sama dengan dominasi warna merah dan kuning. Keberadaan Klenteng ini mengalami perkembangan yang surut setelah tahun 1940 dimana para tetua atau perintis klenteng ini banyak yang meninggal sedangkan yang muda tidak peduli atas keberadaan klenteng tersebut.

Hingga setelah peristiwa G30 S/ PKI pecah terbentuklah satu yayasan yang bertujuan mengembangkan ajaran Kong Hu Chu dan Budha tanpa meninggalkan Taoisme. Yayasan ini resmi berdiri pada Oktober 1974 dengan membentu 3 seksi yakni Budha dengan nama Cetya Budha Praba, Tae Pek Kong dan Gerbang Kebajikan (Kong Hu Chu). Namun yang banyak memnggunkan Klenteng sebagai sarana kegiatannya adalah seksi Budha saja.

Kedua Klenteng tersebut merupakan warisan budaya yang sangat tak ternilai harganya, dimana nilai toleransi yang ada di kota yogyakarta dapat terjalin dari jaman dulu, maka kita sebagai generasi generasi penerus kiranya dapat menyikapi arti toleransi tersebut semakin mendalam hingga tercipta satu kedamaian saling hormat menghormati  sehingga tercipta kondisi yang kondusif di kota yogya tercinta ini.

Source http://yogyakarta.panduanwisata.id http://yogyakarta.panduanwisata.id/wisata-religi/klenteng-bangunan-tua-nan-eksotis/
Comments
Loading...