Kerajaan Banjar

0 505

Kerajaan Banjar

Kerajaan Banjar maupun Kesultanan Banjarmasin merupakan sebuah kerajaan yang bercorak islam. Kerajaan ini berdiri sejak tahun 1520 namun secara sepihak kerajaan ini di hapus oleh Belanda pada 11 Juni tahun 1860. Akan tetapi, masyarakat Banjar tetap mengakui adanya pemerintahan darurat yang man pada tanggal 24 Januari tahun 1905 sudah berakhir. Namun, pada tanggal 24 Juli tahun 2010, kerajaan Banjar telah bangkit kembali dengan di lantiknya Sultan yakn bernama Sultan Khairul Saleh. Kerajaan Banjar berada di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kerajaan yang satu ini memang sering berubah-ubah nama pada saat ibu kotanya pindah. pada saat ibu kota Banjar ada di Banjarmasin maka kerajaan ini pun disebut dengan kesultanan Banjarmasin. Sebenarnya kerajaan Banjar adalah penerus dari kerajaan Daha yang mana merupakan kerajaan yang bercorak Hindu. Peninggalan kerajaan Banjang pun sangat banyak dan sering kali di kunjungi oleh wisatawan.

Kemunculan dari kerajaan Banjar ini memang di pengaruhi oleh Negara Daha yang pada saat itu merupakan kerajaan yang berkuasa. Raja dari Negara Daha yakni Maharaja Sukarama memberikan sebuah wasiat supaya Raden Samudera yang merupakan cucunya akan menggantikannya. Raden Samudera ini adalah anak dari putrinya yang bernama Puteri Galuh Intan Sari dan ayahnya bernama Raden Manteri Jaya.

Tentu saja, dengan adanya wasiat tersebut menjadikan Raden Samudera sangat terancam karena banyak putra dari Maharaja Sukarama yang ingin menjadi Raja menggantikan ayahnya. Dengan adanya hal ini menjadikan Pangeran Raden Samudera melarikan diri dengan memakai sampai menuju ke muara sungai Barito. Setelah Maharaja wafat, posisi raja di gantikan oleh Pangeran Mangkubumi dan di lanjutkan oleh Pangeran Tumenggung.

Raden Samudera yang notaben nya adalah orang yang sedang bersembunyi di muara sungai Barito, di lindungi oleh sekelompok orang melayu yang memang berdiam diri di sekitar wilayah tersebut. Seiring berjalannya waktu kampung melayu ini berkembang pesat menjadi kota Banjarmasin karena banyaknya para pedagang yang menetap. Pada saat itu Raden Samudera melihat jika Banjarmasin memiliki sebuah potensi yang sangat bagus untuk melawan balik pada kekuatan pusat yakni Negara Daha. Dan pada akhirnya kekuatan Banjarmasin memang sudah di akui sesudah komunitas melayu mengangkat Raden Samudera sebagai kepala Negara.

Source http://blog.elevenia.co.id http://blog.elevenia.co.id/sejarah-singkat-tentang-peninggalan-kerajaan-banjar/
Comments
Loading...