Klenteng Liong Hok Bio Magelang

0 322

Lokasi Klenteng Liong Hok Bio

Klenteng ini terletak di Jalan Alun-Alun Selatan No. 2 Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Lokasi klenteng ini berada di sebelah selatan alun-alun, atau di sebelah timur Kantor Mapolresta Magelang dan berdekatan dengan Kantor Pos Magelang.

Sejarah Klenteng Liong Hok Bio

Berdasarkan catatan sejarah yang tertempel di dinding dekat pintu kantor, Klenteng Liong Hok Bio didirikan pada 8 Juli 1864 oleh Kapiten Be Koen Wie alias Be Tjok Lok. Setelah Perang Diponegoro berakhir pada tahun 1830, seorang warga Tionghoa bernama Be Koen Wie dari Solo yang dianggap telah banyak berjasa selama waktu perang, diangkat menjadi Luitenant oleh Pemerintah Hindia Belanda, dan kemudian dipindahkan ke Magelang. Di Magelang, Luitenant Be Koen Wie dipercaya menjadi pachter candu dan rumah gadai sehingga akhirnya ia menjadi saudagar dan hartawan yang kaya raya di zamannya.

Bangunan Klenteng Liong Hok Bio

Dilihat dari bangunannya, klenteng yang menghadap ke utara atau ke arah alun-alun ini tergolong besar dan megah. Klenteng ini sengaja dibangun di sudut perempatan jalan, pojok tenggara dari alun-alun, karena menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa bahwa lokasi tersebut berisi segala pengaruh negatif. Pengaruh buruk tersebut akan hilang atau sirna dengan dibangunnya klenteng ini.

Memasuki pagar klenteng ini, peziarah akan menjumpai kantor klenteng yang berada di sebelah kanan atau arah barat. Setelah melewati depan kantor klenteng, peziarah akan menjumpai lantai bekas bangunan utama klenteng yang terbakar itu, dan belum sempat dibangun kembali.

Menoleh ke arah timur dari depan lantai tersebut, akan dijumpai tempat pembakaran kertas-kertas doa berwarna merah dan menyerupai botol. Di tengah tempat pembakaran tersebut terdapat kaligrafi dalam aksara Tionghoa yang berwarna kuning.

Meneruskan langkah ke dalam setelah melewati pagar seng yang dicat merah sebagai penanda batas usai kebakaran, terlihat bangunan klenteng yang tinggi, besar dan megah. Di depan bangunan tersebut tampak dua pilar kokoh dengan hiasan qing long (naga biru yang melilit pilar tersebut). Kekokohan ini semakin nampak dengan menyaksikan atap dari bangunan tersebut yang dihiasi oleh dua naga berjalan (xing long) yang saling menghadap huo zhu, mutiara api atau bentuk bola api (mutiara Buddha) terletak di bagian tengah wuwungan dan diglasir. Atap inilah yang menambah eksotisme dari klenteng ini.

Klenteng Liong Hok Bio ini adalah tempat ibadah bagi umat Tri Dharma (Tao, Konghucu, dan Buddha) yang sekaligus menjadi ikon masyarakat Tionghoa yang dapat ditemui di Kota Magelang. Bangunan yang didominasi warna merah ini juga melengkapi kawasan alun-alun dengan nuansa tempat peribadatan dan deretan heritage yang ada di Kota Magelang.

Source Klenteng Liong Hok Bio Magelang
Comments
Loading...