Kampung Budaya Sindang Barang Jawa Barat

0 349

Lokasi Kampung Budaya Sindang Barang

Kampung Budaya Sindang Barang terletak di Jl. Endang Sumawijaya, RT. 02 / RW. 08, Sindang Barang, Dukuh Menteng, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Pasireurih, Bogor, Jawa Barat 16631.

Kampung Budaya Sindang Barang

Menurut sejarahnya Kampung Sindang Barang sudah ada sejak abad ke XII dan terpapar dalam Babad Pajajaran dan tertulis juga dalam pantun Bogor. Kebudayaan Sunda yang masih kental tercermin dalam perilaku kehidupan masyarakatnya sehari-hari terutama direfleksikan dalam pelaksanaan acara Serentaun yang rutin dilaksanakan di Kampung Sindang Barang. Menurut penjelasan Prasetyo (2011) Kampung Budaya Sindang Barang adalah salah satu kampung adat dari 20 kampung adat yang ada di Jawa Barat.

Kampung Budaya Sindang Barang adalah salah satu komunitas yang hingga kini mempertahankan aspek kebudayaan lokal kerajaan Pajajaran, dimana terdapat 78 lokasi situs sejarah Pakuan Sindangbarang, upacara tradisional (upacara adat Serentaun, upacara adat Neteupken, upacara adat Pabeasan, dan berbagai upacara adat lainnya), dan berbagai kesenian tradisional Sunda. Salah satu ritual tradisi Sunda yang menjadi ciri khas Kampung Budaya Sindang Barang adalah Serentaun. Serentaun merupakan suatu bentuk penjelmaan rasa syukur warga atas rezeki hasil panen mereka. Serentaun telah ada pada zaman Kerajaan Pajajaran pada abad ke 16 dan masih berlangsung hingga sekarang.

Serentaun dilaksanakan tiap tahun dan dipimpin oleh ketua adat, namun sebagai catatan pada tahun 1971 setelah ketua adat terakhir Etong Sumawijaya wafat dan tidak ada regenerasi, maka gelaran Serentaun tidak dilaksanakan secara akbar dan terpusat, namun diadakan sendiri-sendiri oleh masyarkat yang masih mempercayainya. Kemudian pada tahun 2006 Serentaun kembali dilaksanakan terpusat setelah adanya pengakuan kembali ketua adat karena inisiatif beberapa kelompok adat yang ingin melestarikan budaya Sunda di Sindang Barang yang tergabung dalam Padepokan Giri Sunda Pura Sindang Barang.

Pelaksanaan Serentaun pada waktu itu mendapat respon positif dari masyarakat (walau sempat ada penolakan terutama dari kalangan Islam yang tidak pro tradisi). Kesuksesan pelaksanaan Serentaun itu juga menarik perhatian pemernitah karena berkaitan dengan perhatian pada pelestarian budaya Sunda. Dengan dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten dan masyarakat kawasan Sindang Barang, mereka dapat membuat suatu kawasan budaya Kampung Budaya Sindang Barang .

Source Kampung Budaya Sindang Barang Jawa Barat Jawa Barat
Comments
Loading...