Jembatan Talang di Kepanjen

0 42

Jembatan Talang di Kepanjen

Kepanjen masih menyimpan bangunan peninggalan Belanda yang lumayan banyak, selain Sipon ada Jembatan Talang Air yang lokasinya ada di belakang Kantor Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Malang.

Jembatan ini bentuknya menyerupai Jembatan Air yang ada di wilayah Bululawang, hanya saja bentuknya di Kepanjen lebih kecil ukuran lebarnya. Namun, fungsinya sama yaitu untuk mengalirkan air dari Desa Kepanjen menuju Desa Talangagung.

Konon, jembatan ini sudah dibangun pada Pemerintahan Belanda pada tahun 1903 bersama dengan pembangunan Sipon. Pondasi peninggalan Belanda masih terlihat pada bentuk bangunannya yang kokoh berdiri meskipun kondisinya sudah kusam jika dilihat dari bawah.

Keberadaan Jembatan Talang dibangun karena aliran air Sungai Molek untuk persawahan di dua Desa terputus oleh adanya jurang yang curam dan Sungai Metro yang ada di bawahnya.

Sayang, tidak seperti di Bululawang yang sudah mulai diperhatikan. Jembatan ini masih belum mendapatkan sentuhan dari pemerintah daerah. Hal ini terjadi karena selain debit air menurun, dasar jembatan tampak sangat kotor. Dari sebuah media lokal dikatakan jika pengelolaan jembatan ini memang dilakukan Provinsi karena induk Sungai Molek merupakan kewenengan provinsi. Sehingga pemerintah kabupaten Malang akan ikut apa kata provinsi termasuk apabila nanti dimintai bantuan.

Sebelumnya pada Mei 2016, Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang menyatakan akan melakukan revitalisasi terhadap empat jembatan air yang ada di empat wilayah Malang. Fokusnya memang yang ada di Bululawang dahulu karena revitalisasi itu nanti digunakan untuk tujuan wisata. Empat jembatan air yang ada di Malang selain Bululawang dan Kepanjen adalah Tajinan, Karangkates, dan Sumberpucung.

Jika konsep di Bululawang adalah dengan penggunaan perahu, maka untuk yang punya lebar kecil cukup dengan track lari, taman bermain dan lain sebagainya.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2017/05/09/jembatan-talang-kepanjen-perlu-revitalisasi/
Comments
Loading...