Jembatan Petek Surabaya

0 45

Jembatan Petek’an

Pada abad ke 19, kalimas merupakan salah satu sarana transportasi perdagangan utama di kota surabaya. Jembatan Petekan berfungsi untuk mengontrol keluar masuknya kapal-kapal dari selat madura ke arah pusat kota.

Pada jamanya jembatan ini merupakan jembatan yang canggih. Jembatan ini dapat dinaikan dan diturunkan. Apabila terdapat kapal berukuran besar melewati bawah jembatan, maka jembatan dibuka, setelah kapal lewat-jembatan kembali diturunkan.

Nama resmi jembatan ini yaitu FERWERDARBRUG, namun masyrakat surabaya kerap menyebutnya dengan Jembatan Petekan. Jembatan Petekan ini dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal tahun 1939 berkerjasama dengan NV Bratt dan Co, yang sekarang bernama PT Bharata Metal Work and Engineering.

Jembatan ini dirakit diatas sungai kalimas dilokasi bataviaweg yang sekarang bernama jalan Jakarta. Jembatan ini dioperasikan dengan memakai mesin yang diletakan di dalam tiang yang cukup tebal. Mesin dengan 2 roda gigi yang melekat pada tiang yang mengerakkan 2 tuas untuk menaikkan dan menurunkan jembatan. Konstruksi diatas kedua tiang berfungsi sebagai penyeimbang dan ikut bergerak.

Nama jembatan petakan sendiri di ambil dari cara menurunkan dan menaikan jembatan dengan menekan tombol, yang dalam bahasa jawa disebut petekan

Lokasi jembatan petekan yang strategis membuat jembatan ini pada jaman peristiwa 10 nopember 1945 dijadikan titik kunci untuk menahan serangan tentara sekutu. Arek-arek suroboya berupaya mempertahankan wilayah ini sebagai basis pertahanan timur surabaya.

Source https://pesonacagarbudayasurabaya.wordpress.com https://pesonacagarbudayasurabaya.wordpress.com/2013/09/29/jembatan-petekanferwerdarbrug/
Comments
Loading...