Jam Nii Room Tenggarong

0 35

Jam Nii Room Tenggarong

Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura merupakan kerajaan yang berada di daerah aliran sungai Mahakam yang mengalami beberapa kali perpindahan ibukota kerajaan. Tenggarong merupakan ibukota terakhir kerajaan sampai sekarang. Bekas-bekas peninggalan kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura  di Tenggarong masih banyak dan dapat ditemui pada masa sekarang ini, baik itu peninggalan benda-benda pusaka, perhiasan, benda keramik, struktur bangunan bahkan bangunan-bangunan bekas kerajaan masih dapat ditemui. Salah satu struktur yang dapat ditemui dan telah ditetapakan sebagai struktur cagar budaya adalah Jam Nii Room.
Jam Nii Room ini didirikan untuk memperingati pertunangan antara Putri Juliana dari Belanda dan Pangeran Bernhart dari Jerman pada tanggal 8 September 1936. Putri Juliana yang akan menjadi Ratu Juliana setelah menggantikan tahta ibunya Ratu Wilhelmina pada tahun 1947, merupakan Ratu Belanda yang akhirnya mengakui kedaulatan negara Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda pada tahun 1949. Pangeran Bernhart sendiri merupakan pangeran dari Jerman yang cukup populer di kalangan Nazi Hindia Belanda dan konon pernah bergabung dengan Partai Nazi pimpinan Adolf Hitler.
Jam Nii Room ini mempunyai tinggi kurang lebih 2 meter, berbentuk kotak bermotif. terdapat jam bergaya arsitektur eropa di bagian depan dan bagian belakang yang sekarang sudah tidak berfungsi. Terdapat teks berbahasa Belanda pada bagian samping yang bertuliskan
 “Ter Herinnering Van Het Verloving Van Z.H Prinses Juliana Der Nederlander EN Z.H Prins Bernhart Van Biestervelt”.
 Jam ini berada di kelurahan Panji kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, berada persis di pinggir jalan raya di simpang empat jalan Monumen Timur dengan jalan Mulawarman Tenggarong di depan Masjid Jami Adji Amir Hasanuddin Tenggarong.
Source http://pbkukar.blogspot.com http://pbkukar.blogspot.com/2017/11/jam-nii-room-tenggarong.html
Comments
Loading...