Gua Song Terus Pacitan

0 289

Lokasi Gua Song Terus Pacitan

Goa Song Terus di Desa Wareng, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Gua Song Terus Pacitan

Gua Song Terus kini kian disorot para arkeolog. Benda-benda temuan dari goa itu membuktikan adanya sejarah ”kerajaan” manusia purba di Jawa pada ratusan ribu tahun lalu. Pemerintah pun bersiap membangun museum khusus tak jauh dari situs itu.

Goa Song Terus sepanjang 150 meter dengan lebar 10 meter-20 meter dan tinggi plafon 10 meter itu menarik perhatian sejak ditemukannya rangka manusia purba pada 1999. Diperkirakan, rangka manusia purba itu berusia 10.000 tahun. Para arkeolog dan warga setempat sepakat menamainya Mbah Sayem.

Mbah Sayem seorang laki-laki berumur 40 tahun-50 tahun. Saat ditemukan, posisinya sedang berbaring. Kedua tangannya menggenggam alat batu dan alat dari tulang. Beberapa kepala monyet ekor panjang atau makaka tersebar di sekelilingnya. Kuburannya ditutupi daun pakis, yang di atasnya diletakkan sepotong besar daging sapi bakar.

Sekitar 3 kilometer dari situ, terdapat goa lain, Song Keplek, yang juga diteliti. Song Keplek merupakan goa hunian manusia ras Australomelanesid yang hidup pada 8.000-4.500 tahun lalu. Hasil budaya mereka sama, seperti alat serpih batu, alat tulang, dan alat cangkang kerang. Lima manusia telah ditemukan di goa ini.

”Ada rangka manusia dewasa dan anak-anak yang ditemukan di Song Keplek. Mereka ini penghuni goa, beranak-pinak, dan mengeksplorasi pegunungan karst. Mbah Sayem di Song Terus juga menghuni goa itu. Besar kemungkinan goa-goa di Pacitan ini menjadi terminal pendaratan Homo erectus, sama dengan di Sangiran,” kata Harry Widianto, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, awal Desember lalu.

Melihat karakteristik serta temuan-temuannya, goa-goa di Pacitan itu diyakini sebagai rumah, tempat tidur. Setelah berburu, hasil buruannya dimasak di situ. Kan, api sudah ditemukan sejak 450.000 tahun lalu.

 

Source Gua Song Terus Pacitan Pacitan
Comments
Loading...