Gua Jepang Lembang

0 74

Gua Jepang Lembang

Gua Jepang berada di wilayah kota Bandung, tepatnya di Bandung Utara, yaitu di Bukit Dago Pakar, berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda. Daerah ini berada di ketinggian 770-1330 di atas permukaan laut.

Setiap negara yang pernah menjajah Indonesia selalu meninggalkan beberapa peninggalan sejarah, baik itu peninggalan dalam bentuk bangunan maupun seni dan budaya. Salah satu peninggalan sejarah yang akan kita bahas di sini merupakan peninggalan sejarah pada masa penjajahan Jepang, yaitu gua Jepang yang berada di Lembang, Bandung. Gua Jepang adalah salah satu gua bersejarah yang dibuat selama Perang Dunia II dan menjadi bagian dari sejarah Republik ini. Kota Bandung merupakan salah satu dari tiga kantor besar di pulau Jawa dan Kota Bandung yang juga menjadi tempat tawanan perang Jepang, baik Hindia-Belanda dan sekutunya maupun warga sipil.

Memasuki Gua Jepang seperti memasuki periode ketika nyawa manusia sama sekali tidak berharga. Keangkeran sudah menunggu di gelapnya gua yang tidak dilengkapi penerangan sama sekali. Setiap lorong gua menjadi saksi bisu atas tewasnya ratusan romusha secara mengenaskan. Mereka dipaksa bekerja secara sukarela oleh Jepang tanpa adanya upah sepeserpun selama tiga tahun guna membangun gua pertahanan Jepang. Di samping itu, Gua Jepang juga menjadi saksi bisu atas terbunuhnya ratusan prajurit Jepang sendiri yang dibantai sekutu pada akhir tahun 1945 pada masa akhir Perang Dunia ke II.

Gua Jepang Lembang memang tidak digunakan setiap hari. Gua hanya digunakan ketika Jepang terdesak dan juga sewaktu menghadapi tentara sekutu. Gua tersebut lebih sering digunakan pada sekitar tahun 1944-1945 menjelang bangkitnya kekuatan sekutu sehingga Jepang yang berada di wilayah Indonesia berusaha untuk mempertahankan wilayahnya masing-masing. Tak hanya itu, gua tersebut dijadikan pula sebagai tempat persembunyian sekaligus perlindungan tentara Jepang.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Gua Jepang digunakan oleh tentara Jepang sebagai alat untuk mengatur strategi, pertahanan, dan sekaligus tempat persembunyian. Namun seiring dengan perkembangan waktu, Gua Jepang dijadikan sebagai alat untuk menarik wisatawan. Gua ini juga berfungsi sebagai alat pengenalan sejarah bangsa Indonesia kepada generasi muda, sehingga nilai dan semangat nasionalisme dapat ditanamkan secara terus menerus.

Saat ini, bentuk fisik Gua Jepang masih tetap sama dengan bentuk awalnya dan dirawat oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Gua ini dibuka untuk masyarakat umum, yang ingin mengetahui sejarah bangsa Indonesia melalui kunjungan langsung ke objek sejrah Bandung.

Source https://belajar.kemdikbud.go.id https://belajar.kemdikbud.go.id/PetaBudaya/Repositorys/GuaJepang/content/content.html
Comments
Loading...