GPIB Jemaat Sion Jakarta

0 673

Lokasi GPIB Jemaat Sion

GPIB ini terletak di Jalan Pangeran Jayakarta No. 1 RT. 09 RW. 04 Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta.

GPIB Jemaat Sion

Menurut riwayatnya, Gereja Sion ini merupakan salah satu gereja yang paling tua di Jakarta. Gereja ini dibangun pada tahun 1693 pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang ke-16, Willem van Outhoorn (1691-1704). Peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Pieter van Hoorn pada 19 Oktober 1693, dan pengerjaan fisik bangunan gereja ini memakan waktu sekitar dua tahun. Setelah selesai, gereja ini pun diresmikan pada Minggu, 23 Oktober 1695 dengan pemberkatan oleh Pendeta Theodorus Zas.

Pembangunan gereja ini bertujuan sebagai tempat peribadatan orang-orang Portugis yang datang dari wilayah taklukan VOC kala itu. Mereka ini dikenal dengan de Mardijkers, yaitu sebutan untuk para bekas anggota tentara Portugis dan keturunannya di Batavia yang dibebaskan dari tawanan Belanda. Mereka itu dibawa oleh VOC bersamaan dengan jatuhnya wilayah kekuasaan Portugis di India, Malaka, Sri Langka, dan Maluku. Setelah beralih dari Katolik menjadi Protestan, mereka dibangunkan gereja. Salah satunya gereja Sion ini, yang pada peresmiannya diberi nama resmi, De Portugeesche Buitenkerk. Nama ini berasal dari bahasa Belanda, yang artinya gereja Portugis di luar.

Dulu, pada saat gereja sion ini dibangun, suasana Batavia masih merupakan kota di dalam kastil atau benteng. Sedangkan, lokasi dibangunnya gereja ini berada di luar benteng tersebut, makanya dinamakan gereja Portugis di luar.

Pada waktu terjadi invansi Jepang atas Hindia Belanda, bala tentara Jepang yang dikenal dengan Dai Nippon, menjadikan gereja ini sebagai tempat menyimpan abu tentara yang gugur. Setelah Indonesia merdeka, De Portugeesche Buitenkerkdiganti namanya menjadi Gereja Portugis. Artinya, gereja yang diperuntukkan untuk jemaat yang berasal dari orang-orang Portugis maupun keturunannya yang bermula dari keberadaan de Mardijkers.

Gereja ini telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya (BCB) melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 0128/M/1988 tanggal 27 Februari 1988 dan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor Cb 11/I/12/1972 tanggal 10 Januari 1972, bersamaan dengan penetapan Gereja Immanuel sebagai BCB.

Source GPIB Jemaat Sion Jakarta Jakarta
Comments
Loading...