Gereja Masehi Injili di Timor

0 39

Gereja Masehi Injili di Timor

Cikal-bakal GMIT bermula dari kedatangan Ds.Mattheus van den Broek pada tahun 1614 sebagai pelayan rohani pegawai-pegawai VOC di Kupang. Tetapi tidak lama kemudian pendeta ini pulang ke Belanda. Lalu, setelah kurang lebih 50 tahun, pada tahun 1670 datang Ds.Key Sero Kind, dan kemudian digantikan oleh Ds.A.Corpius tahun 1687 yang bekerja hanya setahun karena meninggal dunia. Demikianlah jemaat di Kupang tidak mendapat pelayanan yang sungguh-sungguh. Untuk melayani jemaat diangkat oleh seorang Kupang bernama Paulus. Kemajuan berarti terjadi pada abad ke-18, seiring dengan didirikannya benteng VOC di Kupang pada tahun 1701. VOC juga mendatangkan pendeta-pendeta ke P.Timor. Sejak itu berdirilah gereja dan sekolah-sekolah di Kupang.

Pekabaran Injil pun mulai digiatkan ke beberapa pulau sekitar, seperti: Rote dan Sabu. Setelah VOC bubar, pekabaran Injil diambil-alih oleh lembaga Zending NZG (Nederlansche Zendeling Genootschap). Maka sejak 1817-1942 gereja di Timor menjadi bagian dari Indische Kerk. Pada masa inilah terjadi kemajuan pekabaran Injil yang pesat sampai ke pedalaman Timor dan sekitarnya. Alkitab dan nyanyian-nyanyian juga diterjemahkan para misionaris ke bahasa-bahasa setempat. Kemudian, ketika para Zendeling ditawan oleh Jepang, kepemimpinan diambil-alih putra-putra Kupang dengan membentuk Badan Gereja Timor Selatan. Sebenarnya, gagasan pembentukan GMIT telah dimulai tahun 1933 untuk maksud memandirikan. Namun gagasan ini baru terealisasi pada 31 Oktober 1947, yang waktu itu terdiri dari 6 klasis dan dipimpin oleh Ds.Durkstra.

Source https://profilgereja.wordpress.com https://profilgereja.wordpress.com/2010/05/06/gereja-masehi-injili-di-timor/
Comments
Loading...