Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno

0 668

Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno

Jombang yang lebih dikenal sebagai kota santri, ternyata menyimpan sejarah besar tentang awal mula penyebaran agama Kristen di Jawa. Di daerah kelahiran Presiden Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur inilah dapat dibuktikan.

Gereja tua di Desa Mojowarno, Jombang ini merupakan saksi sejarah dan bukti kebhinekaan itu. Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno ini berdiri sejak satu setengah abad silam.

Perkembangan agama Kristen di Jombang dapat dikatakan bermula dari desa ini. Melalui Nederlandsch Zendeling Genotsch atau Serikat Misonaris Negeri Belanda yang diutus untuk menyebarkan agama Kristen di Hindia Belanda, jemaat Kristen di Mojowarno mengalami perkembangan.

Bukti berupa prasasti di gereja tua Jombang ini, atas gagasan Paulus Tosari atau Kasan Jariyo, GKJW Mojowarno didirikan. Peletakan batu pertama dilakukan Christina Chaterina Kruyt, pada 8 Maret 1881.

Dianalisa lebih jauh, di mana terdapat sebuah perusahaan Belanda, di sanalah akan berkembang pula agama yang dianut mayoritas warga Belanda di Hindia Belanda. Letak gereja tua Jombang ini juga tak jauh dari keberadaan pabrik gula Tjoekir yang berdiri di zaman kolonial.

Perpaduan unsur Jawa dan Eropa menjadi gaya bangunan GKJW Mojowarno. Menurut Djoko Soekiman, sejarawan kelahiran Jombang, dalam bukunya Kebudayaan Indis dari Zaman Kompeni sampai Revolusi ciri bangunan yang demikian ini merujuk pada hasil budaya yang disebut sebagai kebudayaan Indis yang memang lahir dan berkembang di Hindia Belanda.

Unsur Jawa terdapat pada tulisan yang terpahat di dinding menggunakan aksara Jawa dan unsur Eropa terlihat melalui gaya bangunan bercitarasa gothic.

Handinoto, sejarawan yang kerap melahirkan tulisan mengenai arsitektur dan tata ruang kota, menyematkan kata Indische Empire Style pada gaya bangunan GKJW ini. Keberadaan taman dan pelataran depan yang luas mengingatkan kembali pada bangunan-bangunan peninggalan Belanda di beberapa kota.

Jombang sepertinya mampu membuktikan diri sebagai kota beriman yang memaknai iman dalam arti sesungguhnya. Di daerah yang terkenal sebagai basis pesantren di Jawa Timur ini justru tersimpan sejarah penyebaran dan perkembangan agama Kristen di Jawa.

Source http://surabaya.tribunnews.com http://surabaya.tribunnews.com/2015/06/12/sambang-gereja-toleransi-jombang
Comments
Loading...