Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan

0 202

Lokasi Gereja Katolik Santo Petrus

Gereja Katolik Santo Petrus terletak di Jl. Blimbing No. 1, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Lokasi gereja ini sangat strategis, ada di dekat Jembatan Loji, di sisi kiri jalan pada arah ke Museum Batik Pekalongan.

Sejarah Gereja Katolik Santo Petrus

Riwayat gereja ini dimulai pada 1 November 1930, saat Romo Nico Van Oers MSC yang sebelumnya tinggal di Tegal mulai menetap di Pekalongan. Semula gereja ini akan dibangun di Jalan Imam Bonjol (sekarang ruko) yang berbatasan dengan klinik gula (sekarang Kodim 0710), namun masyarakat keberatan. Pada 11 Januari 1933 Mgr BJJ Visser, prefektur Apostolik, melobi Bupati Pekalongan dan akhirnya mendapat tanah di sebelah Barat Daya Kali Loji dengan membayar fl 1.788,25 ke Kotapraja Pekalongan.

Peletakan batu pertama pembangunan gereja dilakukan oleh Rm J Van Rooyen MSC pada 4 Agustus 1935. Kontraktor Fermon-Kuypers mulai membangun gedung dengan kapasitas 250 orang pada 6 Juni 1936 dengan biaya fl 25.800. Pemberkatan gedung dilakukan oleh Mgr BJJ Visser MSC pada 15 Desember 1935 dengan pemindahan sakramen mahakudus dari kapel susteran ke gereja. Misa mingguan di Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan diselenggarakan setiap Sabtu pukul 17.00, Minggu 07.00, dan Minggu Sore pada 17.00.

Bangunan Gereja Katolik Santo Petrus

Gereja Santo Petrus (tampak dari depan)

Bagian depan Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan dengan patung Santo Petrus di halamannya. Empat pilar tinggi menyangga bangunan dengan ornamen indah di puncaknya.

Sebuah ceruk di halaman samping Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan, dengan patung seorang wanita anggun dalam posisi berdiri dan bunga berwarna ungu dalam pot diletakkan di depannya. Tulisan di atas ceruk dan di bawah pot bunga berbunyi “Bunda Ratu Surga”, gelar bagi Perawan Suci Maria yang diberikan khususnya oleh umat Katolik dan Ortodoks.

 

Gereja Santo Petrus (bagian dalam)

Pemandangan pada ruangan utama Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan, dengan deretan bangku panjang tempat duduk bagi umat yang tertata sangat rapi. Seperti pada umumnya gereja, langit-langit ruangan ini sangat tinggi.

Patung Bunda Maria, bayi Yesus, dan Santo Yusuf yang berada di sisi kanan depan ruangan utama Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan. Ada sejumlah patung berukuran besar lainnya di area Panti Imam, serta ada pula ukiran kayu Perjamuan Terakhir. Kaca-kaca patri elok menghias banyak bagian atas dinding ruangan dengan lukisan, motif dan warna memikat.

 

Source Gereja Santo Petrus Pekalongan
Comments
Loading...