situsbudaya.id

Gereja Katolik Santa Maria Puhsarang

0 37

Lokasi Gereja Katolik Santa Maria

Gereja ini terletak di Jalan Raya Puhsarang RT.01 RW.02 Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Lokasi gereja ini berada di depan Wisma Mbah Kung, dan berada di sebuah bukit kecil.

Gereja Katolik Santa Maria

Gereja Katolik Santa Maria Puhsarang atau Gereja Puhsarang didirikan atas prakarsa dari Romo Jan Wolters CM dengan bantuan arsitek Ir. Henri Maclaine Pont. Henri Maclaine Pont, seorang arsitek kelahiran Meester Cornelis (Jatinegara) pada 21 Juni 1885 dari seorang Ibu yang keturunan Bugis, dan Ayah yang orang Belanda.

Romo Wolters meminta kepada Maclaine agar sedapat mungkin digunakan budaya lokal dalam merancang gereja di stasi Puhsarang, yang merupakan salah satu stasi dari paroki Kediri pada waktu itu. Corak lokal Gereja Puhsarang tercetus, ketika konsep Romo Wolters yang diajukan tersebut bertemu dengan konsep sang arsitek Henri Maclaine Pont. Sehingga muncul keunikan dalam hal ke-Jawa-an, kekatolikan, lokalitas, sekaligus universalitas yang setiap bagiannya berguna untuk sebuah pengajaran serta tempat untuk melakukan perenungan akan arti sebuah misteri iman.

Peletakan batu pertama dalam pembangunan gereja ini dilakukan oleh Monseignor Theophile de Backere CM pada tanggal 11 Juni 1936, bertepatan dengan Sakramen Maha Kudus. Bangunan gereja ini selesai pada tahun 1937.

Bangunan Gereja Katolik Santa Maria

Secara fisik, bangunan utamanya menyerupai sebuah tenda atau sebuah kubah besar yang ditopang pada keempat sudutnya oleh soko guru. Bentuk tenda dan soko guru merupakan esensi dari arsitektur Jawa. Kompleks Gereja Puhsarang ini terdiri atas bangunan induk, pendapa, gapura mirip candi, gapura Santo Yusuf, menara Santo Henrikus, ruang gamelan, ruang terbuka dan patung Kristus Raja. Dalam membangun gereja ini, Maclaine selalu menggunakan bahan-bahan lokal dan tenaga lokal serta bangunannya disesuaikan dengan situasi setempat.

Gereja Puhsarang, kini menjadi landmark dari kawasan tersebut, dan sekaligus mempunyai arti yang cukup penting bagi masyarakat sekitar. Hal ini dapat terjadi karena fasilitas yang terdapat di sekitar gereja cukup dapat mewadahi kegiatan-kegiatan pokok dari masyarakat setempat. Fasilitas tersebut seperti ruang terbuka, sekolah serta makam, sehingga fasilitas tersebut menjadikan lingkungan gereja menjadi pusat kegiatan umum masyarakat sekitar gereja maupun masyarakat Desa Puhsarang pada umumnya.

Source Gereja Katolik Santa Maria Puhsarang Jawa Timur
Comments
Loading...