Gedung Yayasan Majelis Dzikir Surabaya “Nurussalam”

0 212

Lokasi Gedung Yayasan Majelis Dzikir Surabaya “Nurussalam”

Gedung yayasan ini terletak di Jalan Tunjungan No. 39 Kelurahan Genteng, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Gedung Yayasan Majelis Dzikir Surabaya “Nurussalam”

Pada awal berdirinya, sekitar tahun 1925, Gedung  Yayasan Majelis Dzikir Surabaya “Nurussalam” ini merupakan toko buku yang dimiliki oleh orang Belanda. Nama toko bukunya adalah Boekhandel J.W.F. Sluyter Soerabaja Amsterdam Filiaal Malang, yang dikelola oleh N.V. Algemeene Importboekhandels J.W.F. Sluyter, Soerabaja, Malang, Amsterdam, Curacao. Toko buku ini berdiri atas persetujuan Gubernur Brantjes untuk melakukan penyebaran buku Belanda di luar wilaya Negeri Belanda.

Toko Buku J.W.F. Sluyter ini dulu tergolong besar dan ramai. Buku-buku yang dijual di toko ini umumnya menggunakan bahasa Belanda dan di-impor oleh toko buku tersebut, seperti: De Bataafsche Republiek, Prinses Wilhelmina, Het Leven van Vondel, Opkomst en Bloei van Amsterdam, Schimmelpenninck en Koning Lodewijk, De Regeering van Karel V, Inlijving en Opstand, Betje Wolff en Aagje Deken, Johan de Witt, Het Leven van Prins Willem II, Willem I, dan Geschidenis van Amsterdam Het Nieuwe Amsterdam.

Setelah digunakan Toko Buku J.W.F. Sluyter, Gedung  Yayasan Majelis Dzikir Surabaya “Nurussalam” ini beberapa kali mengalami alih fungsi. Pernah menjadi Toko Aneka Dharma, Showroom Mobil, dan kemudian menjadi Bank Dagang Negara. Lalu, beralih fungsi menjadi Bank Bumi Daya. Terakhir difungsikan sebagai Kantor Yayasan Majelis Dzikir Surabaya “Nurussalam”.

Bangunan Gedung Yayasan Majelis Dzikir Surabaya “Nurussalam”

Pada tahun 2014 terbersit kabar bahwa gedung berlantai 2 dengan luas bangunan 1.050 m² di atas lahan seluas 566 m² ini akan dijual melalui Era Galaxy. Berita ini menyebabkan harap-harap cemas bagi pecinta masalah heritage yang ada di Surabaya. Bila terjual dan dialih fungsikan menjadi gedung lain tanpa merubah bangunan tersebut, hal ini akan melegakan tapi sebaliknya, bila terjadi perombakan bangunan, tentunya akan membuat cemas. Bagaimana pun juga, gedung ini telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya dengan nomor urut 29 sesuai Surat Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 188.45/004/402.1.04/1998 tentang Penetapan Benda Cagar Budaya di Wilayah Kotamadya Kepala Daerah Tingkat II Surabaya.

Source Gedung Yayasan Majelis Dzikir Surabaya "Nurussalam" Surabaya
Comments
Loading...