Gedung SMP 8 Yogyakarta

0 22

Gedung SMP 8 Yogyakarta

Pada awalnya gedung SMP 8 merupakan gedung Neutraale MULO (sekolah setingkat SMP dengan pengantar bahasa Belanda). Pada masa pendudukan Jepang, tepatnya 1 April 1943, gedung ini digunakan sebagai tempat pendidikan SGP (Sekolah Guru Putri) atau SGB II di bawah pimpinan Sri Umiyati, adik Dr. Sutomo (pendiri Budi Utomo).

Saat terjadinya Clash II dan kota Yogyakarta diduduki Belanda, maka SGP mulai 18 Desember 1948 sampai dengan 29 Juni 1949 ditutup dan dibuka kembali 8 Agustus 1949. Gedung ini pernah digunakan untuk pertemuan Jenderal Soedirman pada perang mempertahankan kemerdekaan. Di ruang aula pernah dipakai sebagai tempat pelantikan Jenderal Soedirman.

Dalam perkembangannya bangunan ini digunakan untuk SMP 7 Yogyakarta dan akhirnya digunakan sebagai gedung SMP 8 Yogyakarta sampai sekarang. Bangunan ini berbentuk memanjang menghadap ke utara terdiri atas ruang kelas dan kantor. Dinding ruang kelas terdapat enam jendela kaca, di atas jendela terdapat ventilasi udara model jendela. Atap bangunan induk model limasan susunan dua, atap bangunan lainnya susun satu menggunakan genteng. Pada atap sisi timur terdapat jendela kecil duduk di atas kemiringan sebagai hiasan dan ventilasi udara ruangan.

Bangunan ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya melalui Per.Men Budpar RI No. PM25/PW.007/MKP/2007. Gedung SMP 8 Yogyakarta terletak di Jalan Prof. Dr. Kahar Muzakir No.2, Terban, Gondokusuman, Yogyakarta.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbyogyakarta/gedung-smp-8-yogyakarta/
Comments
Loading...