Gedung Kompress Waringin Sawahlunto

0 18

Gedung Kompress Waringin

Penambangan Batu Bara, terutama tambang bawah tanah (underground) terkait erat dengan udara dan ventilasi tambang. Udara menjadi vital dalam berbagai keperluan dalam penambagan bawah, baik sebagai pasokan oksigen pekerja, pengurai proses kimia tambang terutama dalam mengurai gas methan yang dapat saja meledak bila ada pemicu sepertipercikan api. Untuk itu diperlukan sebuah sarana dan perlatan yang dapat memproduksi, mensuplai dan mendistribusikan udara ke dalam lubang tambang Batu Bara Ombilin di Sawahlunto.

Sekitar tahun 1920-an dibangun sebuah pusat produksi dan distribusi udara kebutuhan tambang degan nama Kompressor Gebouw di Waringin Lubang Panjang sekarang. Setelah mengalami perbaikan besar (over hool) ditahun 1975 gedung kompres terus difungsikan hingga tahun 1980-an. Setelah itu, Gedung Kompres dan mesin udaranya diparkir hanya dijadikan aset perusahaan dengan tetap melakukan pemeliharaan meski tidak dioperasikan. Kemudian tahun 1990-an mesin-mesin udara di Gedung Kompres dilelang.

Gedung kompresor terdiri dari dua lantai. Lantai basement dan lantai satu sebagai ruangan tempat mesin-mesin udara (blower). Sesuai dengan fungsinya sebagai tempat Kompressor dengan mesin-mesin udara (blower), bangunan ini sangat kokoh dengan dinding tebal yang terbuat dari beton dan diberi rangka besi. Bangunan ini hanya terdiri dari sebuah ruangan, pada langitlangit ruangan terdapat lintasan rel derek/katrol penggerak dari besi dengan ukuran yang berukuran besar. Pada bagian lantai terdapat celah menyerupai lubang bentuan seperti goronggorong tempat mesin dan penyaluran angin (udara).

Disekeliling lantai satu bangunan terdapat jendela sebanyak 13 buah. Jendela jendela itu berukuran besar dengan tinggi 3,5 meter hingga lengkungan kuseun ventilasi dan lebar ruang daun jendela 2,43 meter. Sementara satu pintu utama di depan bangunan tinggal 202 kusen tanpa daun pintu. Sementara itu didepan pintu terdapat anak tangga yang berjumlah 17 anak tangga yang dibawah terdapat kolong menyerupai lubang tambang. Pada sayap kiri dan kanan tangga terdapat sebentuk pelataran panggung.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kota-Sawahlunto.pdf
Comments
Loading...