Gedung Blenong Bogor

0 397

Lokasi Gedung Blenong

Terletak di sebelah Lapangan Sempur, tepatnya di sudut pertemuan Jalan Jalak Harupat dan Jalan Salak Bogor, Bogor, Jawa Barat.

Sejarah Gedung Blenong

Bangunan ini berusia lebih dari 140 tahun. Pembangunannya dimulai di tahun 1870 dan dilakukan secara bertahap hingga selesai seluruhnya 17 tahun kemudian, yaitu tahun 1887. Bila dilihat dari tahun pembangunannya, maka bangunan ini bahkan sudah berdiri sebelum Pemerintah Hindia Belanda di Bogor melakukan pengembangan wilayah Kedoeng Halang (Sempur dan Taman Kencana). Pengembangan KedoengHalang sendiri baru direncanakan di tahun 1917 dan selesai sekitar 1930.

Gedung Blenong awalnya dipergunakan sebagai rumah dinas administrator sebuah perusahaan Belanda NV (Perseroan Terbatas) John Pert en Co bernama Hn. Bakker. Pria ini menempati bangunan ini hingga tahun 1928 yang kemudian dijual kepada Gr. Hennerhingga tahun 1940.

Gedung Blenong berpindah tangan dan berubah fungsinya beberapa kali mulai dari tentara Jepang hingga menjadi asrama tentara dan asrama polisi.

Penguni terakhir sebelum menjadi kantor Badan Pertanahan Nasional Bogor adalah H.K.M. Meitzi Farre yang merupakan adik dari Pahlawan Revolusi Kapten Pierre Tendean.

gedung blenong bogor

Bangunan Gedung Blenong

Perbedaan bentuknya terlihat jelas dengan sebuah rumah yang terletak di sebelahnya. Bila bangunan disebelahnya mencirikan gaya Indo Eropa yang dikembangkan oleh Ir Thomas Karsten tahun 1917, gedung Blenong mewarisi banyak sekali bagian dari gaya arsitektur yang lebih tua.

Hal tersebut terlihat dari atap yang dimiliki oleh rumah di sebelah gedung ini yang memiliki kecuraman sekitar 35%. Sesuatu yang diadopsi Karsten untuk mengantisipasi curah hujan yang tinggi di Bogor.

Sementara atap dari gedung Blenong bisa dikata rata meskipun terdiri dari beberapa undakan. Kemudian di tengahnya terdapat sebuah kubah yang entah apa fungsinya.

Pada bagian muka dan sisinya terdapat beberapa pilar yang tidak terdapat dalam bangunan di sekitar Taman Kencana. Gaya pilar-pilar ini dianut dari gaya klasik bangunan Eropa di abad 17-18, dikenal dengan gaya Doric (gaya arsitektur Yunani Kuno).

Perbedaan lainnya adalah di bagian mukanya terdapat undakan sebelum memasuki ruangan. Hal yang juga tidak ditemukan pada bangunan-bangunan sisa pengembangan Taman Kencana masa lalu. Gedung Blenong terlihat sederhana dan sekaligus lebih rumit mengingat strukturnya tidaklah murni rata seperti kubus.

Source Gedung Blenong Bogor Bogor
Comments
Loading...