Gedung Bank Indonesia Pontianak De Javasche Bank Pontianak

0 79

Gedung Bank Indonesia Pontianak De Javasche Bank Pontianak

Keberadaan kantor De Javasche Bank ini tentunya merupakan salah satu bukti kemajuan ekonomi. Dan begitu strategisnya keberadaan Kota Pontianak, di awal abad sembilan belas. Namun akan hal tersebut bukan pula kita hanya sekedar bernostalgia akan masa yang lalu. Karena yang terpenting bagaimana sekarang kita bisa menjadi lebih baik lagi.

Kantor De Javasche Bank Cabang Pontianak dibuka pada tanggal 1 April 1906. Pada saat dilaksanakannya Oktroi kedelapan atau oktroi DJB terakhir hingga berlakunya DJB Wet. (Oktroi merupakan ketentuan dan pedoman bagi DJB dalam menjalankan usahanya).

Sebagai kantor cabang DJB kesembilan dari seluruh kantor cabang yang ada wilayah Hindia Belanda. Kantor cabang sebelumnya telah ada di Semarang, Surabaya, Padang, Makasar, Cirebon, Solo, Pasuruan dan Yogyakarta.

Berada di Jalan Larivepark , kini Jalan Rahadi Usman. Bangunan kantor menghadap kearah utara, kearah sungai Kapuas. Berdasarkan Platte Grond Van de Hoofdplaats Pontianak, 1 Maart 1934 (peta Pontianak 1934). Di sisi sebelah kanan (timur) kantor DJB ini terdapat Residentie Kantoor/Kantor Resident, Kantoor Gew Secretaris/Kantor Sekertaris Resident. Pada sisi sebelah kiri (barat) terdapat Post Telegraf Kantoor/Kantor Pos-Telegraph. Dan di depannya terdapat Tennisvelden/ Lapangan Tenis.

Pada bagian belakang bangunan kantor DJB terdapat rumah dinas pemimpin cabang. Sedang dua pejabat bank lainnya, yakni wakil pemimpin cabang, menempati rumah di jalan Heerenstraat No.5, kini jalan Zainudin. Dan pejabat kuasa kas, menempati rumah di Le Roeslerweg , kini (kemungkinan) sebagiannya masuk jalan Sidas.

Kemudian, pada tanggal 22 April 1926 bangunan lama dibongkar. Berganti gedung baru yang dibangun kembali oleh Biro Architect en Ingineurs Bureau Hulswit Fermont ed Cuypers.

Pimpinan DJB Pontianak yang pertama adalah J W Kempen. Kemudian dig anti oleh JF Van Ron, W Rolles, PJW Noodwyn, EGonggrype dst. Tercatat ada sebelas pimpinanDJB sebelum masa pendudukan Jepang. Dan hingga saat ini tercatat ada 43 pimpinan yang telah bertugas di Kantor DJB atau Kantor Bank Indonesia sekarang.

Bangunan dilokasi ini sendiri masih digunakan sebagai kantor Bank Indonesia. Sebelum di pindahkan ke gedung baru di jalan Ahmad Yani nomor 2 mulai pada 26 Januari 2011. Sekarang gedung bangunan ini untuk sementara dimanfaatkan untuk pelatihan/ incubator bisnis. Sambil menunggu kebijakan selanjutnya.

Sebagai salah satu bangunan dengan sejarah yang panjang. Salah satu bukti kemajuan ekonomi dan begitu strategisnya keberadaan Kota Pontianak. Tentunya merawat dan menjaga keberadaaan bangunan ini menjadi salah satu tanggung jawab kita semua sebagai generasi.

Source https://pontianakheritage.wordpress.com https://pontianakheritage.wordpress.com/2015/05/11/gedung-bank-indonesia-pontianak-de-javasche-bank-pontianak/
Comments
Loading...