Ex Pabrik Gula Sewugalur Yogyakarta

0 71

Ex Pabrik Gula Sewugalur

Seiring berjalannya waktu aset budaya ex Pabrik Gula di Sewugalur mengalami perubahan, baik kondisi bangunan, lingkungan, fungsi, dan makna. Mengingat aspek-aspek latar belakang, kesejarahan, corak arsitektural, dan tata lingkungannya, maka dapat disimpulkan bahwa struktur dan gugusan bangunan di ex Pabrik Gula Sewugalur mempunyai berbagai nilai penting.

Nilai penting yang menonjol di antaranya yaitu nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebudayaan. Aspek kesejarahan menempatkan gugusan bangunan ex Pabrik Gula sebagai salah satu artefak bukti sejarah dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari serangkaian perjalanan sejarah pabrik gula di Yogyakarta.

Corak bangunan dan tata ruangnya menjadi bagian penting dari perspektif arsitektur indis, sehingga dari sisi kebudayaan dapat menjadi penanda langgam gaya bangunan yang hidup pada abad ke- 19 – awal abad ke-20. Hal ini tentu dapat menjadi fokus pembelajaran berbagai disiplin ilmu pengetahuan, baik sejarah, arkeologi, sosial, dan arsitektur. Oleh karena itu, di dalam konteks nilai penting pendidikan, transfer pengetahuan kepada masyarakat pada umumnya dan pelajar khususnya sangat urgen dilakukan.

Sebagai aset penting maka warisan budaya di Sewugalur sangat penting untuk diaktualisasikan menjadi sebuah potensi warisan budaya daerah Kabupaten Kulon Progo. Terkait dengan membangun potensi maka sangat mendesak bahwa bangunan cagar budaya dan beberapa bagian penting lingkungan ex Pabrik Gula untuk ditetapkan sebagai cagar budaya dan bahkan layak ditetapkan menjadi kawasan cagar budaya tingkat kabupaten.

Akhirnya masuk di dalam data register cagar budaya daerah dan register nasional. Di samping itu, pihak-pihak terkait (Pemerintah, Pemerintah Daerah (DIY – Kabupaten Kulon Progo, masyarakat) perlunya secara konsisten melaksanakan program pemberian kompensasi dan insentif dalam melaksanakan kegiatan pelestarian cagar budaya. Dengan demikian, masyarakat yang telah melaksanakan kewajiban menjalankan upaya perawatan dan menjaga kelestariannya dapat dipenuhi juga hak-haknya.

Keberadaan SKPD Dinas Kebudayaan di Kabupaten Kulon Progo harus menjadikan institusi itu lebih efektif di dalam menjalankan program pelestarian cagar budaya sebagaimana amanat UURI No. 11/2010 tentang Cagar Budaya, UURI No. 13/2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogakarta, dan Peraturan Daerah No. 6 / 2012 tentang Pelestarian Warisan Budaya dan Cagar Budaya beserta peraturan pendukungnya. Dengan demikian potensi cagar budaya di Kulon Progo dapat memberikan kontribusi eksistensi penanda keistimewaan secara lebih variatif dari berbagai macam periodisasinya.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbyogyakarta/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbyogyakarta/bangunan-bangunan-di-bekas-pabrik-gula-sewugalur/
Comments
Loading...