Eks. STALTUTMIL atau Eks. Rumah Tahanan Militer Padang

0 20

Eks. STALTUTMIL atau Eks. Rumah Tahanan Militer

Dari hasil survei literatur, bangunan ini pada masa Kolonial dipergunakan sebagai Rumah Tahanan Tentara Belanda. saat ini pun dipergunakan sebagai penjara militer. Sekarang bangunan ini tidak difungsikan sebagai penjara lagi karena kondisi bangunan sudah banyak mengalami kerusakan. Sebagai gedung penjara, bangunan ini berupa bangunan tertutup.

Bentuk façade bangunan ini memanjang dari arah timur ke barat, dimana bangunan bagian tengah agak menjorok keluar dari pada bagunan di sisi kiri kanannya. Pintu utama berada di depan bangunan dan terletak di bagian tengah dan membentuk seperti pintu gerbang, karena pintu gerbang ini membelah ruangan yang ada di sisi kiri kanannya.

Di sisi kiri (arah timur) bentuk ruangan terdiri 2 (dua) ruangan, kemungkinan tempat para penjaga dan pegawai penjara ini. Sedangkan di sisi kanannya (arah barat) berupa ruangan terbuka yang ditempatkan 2 (dua) buah bangku yang panjang sebagai ruang ruang tunggu untuk para penjenguk tahanan, dan terdapat sebuah kamar/ruangan di sisi selatan, kemungkinan ruangan/kamar ini seagai tempat para penjaga. di depan ruangan tunggu ini tepatnya di sisi utaranya terdapat pintu dan sebuah lorong, dimana di bagian dalammnya terdapat 5 (lima) buah deretan kamar tahanan.

Tata ruang kamar tahanan berupa kamar memanjang ke bagian belakang, dalam kamar tahanan ini terdiri dari 2 ruangan yang setengahnya disekat oleh dinding tembok dan pada masing-masing ruangan terdapat semacam tempat tidur berukuran 1 m x 2 m, terbuat dari bata berspesi kapur. kamar tahanan ini hanya memiliki pintu ke luar di bagian belakang, sementara di bagian depannya hanya berupa lubang segi empat dengan ukuran 40 cm x 40 cm, dengan ketebalan dinding 30 cm.

Ruang tahanan ini juga terdapat di bagian belakang dari bangunan ini yang berderet memanjang sebanyak 5 (lima) buah kamar. Seluruh bangunan ini masih memperlihatkan keaslian bangunan dari masa kolonial. Pasca gempa tahun 2009, bangunan ini mengalami kerusakan 50 %, berupa dinding retak di bagian ruang penjaga, langit-langit sebagian besar telah runtuh.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kota-Padang.pdf
Comments
Loading...