Eks. Nederland Indische Escomto NV (Bank Mandiri) Padang

0 19

Eks. Nederland Indische Escomto NV (Bank Mandiri)

Bangunan dengan arsitektur kolonial yang terletak di Batang Arau berdiri sekitar tahun 1939 dan dulunya bernama Nederlandsch Indische Escompto Maatschappij (NIEM) yang bergerak di bidang perbankan. NIEM didirikan pertama kali di Batavia (Jakarta) pada tahun 1857 merupakan salah satu Bank tertua di Indonesia. Pada tahun 1949 namanya berubah menjadi Escomptobank NV. Selanjutnya, pada tahun 1960 Escomptobank dinasionalisasi dan berubah nama menjadi Bank Dagang Negara, sebuah Bank pemerintah yang membiayai sektor industri dan pertambangan.

Sebagai bangunan yang berarsitektur kolonial Belanda diperlihatkan dengan pintu dan jendela-jendela yang sangat tinggi dan besar. Atap bangunan terbuat dari genteng dan terlihat seolah-olah bertumpuk dua. Pintu masuk berada di bagian tengah-tengah bangunan dan terdapat serambi yang beratapkan beton. Bagian pintu dan serambi terlihat lebih menonjol keluar dan seolah-olah bangunan ini terdiri dari dua lantai. Namun jendela-jendela yang terdapat di sekeliling bangunan memperlihatkan bahwa bangunan ini hanya satu lantai. Setelah masuk melalui pintu masuk terdapat anak tangga setinggi 1.5 m.

Sebagai bangunan yang dipergunakan sebagai kantor tentu saja ruangannya terdiri dari ruangan terbuka. Dan sekarang telah diberi sekat-sekat yang dibuat untuk ruangan. Sekat ini bukan merupakan permanen. Langit-langit ruangan bagian tengahnya menjorok leluar. Dibagian dinding paling atas dekat langitlangit terdapat jendela kaca dan berjeruji besi. Ditiap sudut langit-langit terdapat besi-besi yang dipergunakan sebagai penahan dinding dan diPasarng saling berkait memakai baut-mur seperti pemasangan Pasark pada tiang-tiang kayu. Paska gempa tahun 2009, kerusakan yang terjadi hanya 10 % yang terjadi pada dinding-dinding depan berupa retak-retak. Sementara di bagian ruangan depan tidak ada kerusakan.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kota-Padang.pdf
Comments
Loading...