Dua Dermaga dan Prasasti Tangerang

0 36

Dua Dermaga dan Prasasti

Dua dermaga ini dibuat pada tahun 1800-an sewaktu kepemimpinan Kaisar Thong Tjie dari Dinasti Ching di Tiongkok. Dua dermaga dan Prasasti ini terletak di pinggir Sungai Cisadane dekat Pasar Lama Tangerang, tidak jauh dari Klenteng Boen Tek Bio, tertua di Tangerang.

Nama kedua dermaga ini adalah Tangga Ronggeng dan Tangga Jamban. Tangga Ronggeng terletak di dekat klenteng tertua di Tangerang, Klenteng Boen Tek Bio. Tangga ini awalnya dibuat untuk mandi orang-orang. Tetapi setelah tangga tersebut selesai dibuat, banyak perempuan yang mandi telanjang di Cisadane. Maka, dermaga itu dinamakan Tangga Ronggeng.

Tangga Jamban berada beberapa meter dari Tangga Ronggeng. Tangga ini awalnya dibuat untuk orang-orang yang ingin beribadah ke klenteng. Namun, semakin lama orang-orang menggunakannya untuk buang air, sehingga dinamakan Tangga Jamban.

Kedua dermaga itu masih digunakan sebagai tempat menambatkan perahu hingga sekarang. Dermaga tersebut berwarna merah dan diberi tambahan seperti altar untuk menaruh buah-buahan dan lilin.

Pembuatan Tangga Jamban diabadikan dalam sebuah prasasti. Bunyi Prasasti Tangga Jamban adalah seperti berikut ini:

“Ini adalah lisjt dari sekoempoelan itoe orang-orang boediman berdjoemlah 81 orang jang soedah boleh melakoekan soeatoe perboewatan moelia oentoek mendoekoeng itoe oesaha dari Perkoempoelan Boen Tek Bio boeat mendiriken seboeah dermaga boet tambatan itoe peraoe, seboeah topekong soengai, pemboeatan jalan-jalan besar dan joega bikin peraoe. Batoe peringatan ini ditoeliskan sebagai tanda pada taon kasebelas sewaktoe Kaisar Thong Tjie dari itoe Dynasty Ching memerentah di Tiongkok (Tahun 1873).

Source https://gpswisataindonesia.info https://gpswisataindonesia.info/2017/08/wisata-sejarah-di-kota-tangerang/
Comments
Loading...