Candi Klero Semarang

0 446

Lokasi Candi Klero

Berada di Dusun Ngentak, Desa Klero, Kec.Tengaran, Kab.Semarang.

Sejarah Candi Klero

Candi Klero ini disebut juga Candi Tengaran, dari peninggalan berupa yoni dan Arca Siwa dapat disimpulkan bahwa Candi Klero merupakan Candi Hindu. Di bagian candi tersebut juga dipahat prasasti tulisan kuno, yang belum dimengerti artinya. Setiap hari raya agama Buddha, khususnya Waisak, tempat itu dikunjungi oleh banyak orang yang datang untuk bersembahyang. Biasanya mereka juga membawa bunga dan lilin yang menyertai doa ritual mereka.

Di luar itu, tempat itu dikunjungi orang pada setiap Selasa Kliwon dan jumat Kliwon. Mereka kebanyakan berasal dari luar kota dan biasanya datang untuk berdoa. Tidak sedikit dari mereka yang menginap di bagian dalam candi tersebut. Bangunan Candi Induk Klero mirip dengan Candi Sambisari namun tidak ada dinding yang mengelilinginya. Selain itu hanya terdapat satu candi induk tanpa ada candi perwaranya.

Dinding candi yang biasanya banyak relief dan arca, tidak tampak di candi ini, hanya terlihat sebagai batu berukuran kotak yang disusun secara rapi. Tidak adanya arca di badan candi entah karena batu penyusunnya sudah banyak yang tidak asli lagi atau memang ciri khas Candi Klero demikian. Candi tersebut mendapat renovasi dari BPPP, bangunan badan candi tersebut dinaikkan dan dirapikan. Juga beberapa bagian dari candi yang batunya hilang telah diganti dengan yang baru. Tinggi candi tersebut hingga stupa sekitar 3,5 meter, sedang panjang bangunan candi itu sekitar 12 meter.

Dahulu di dalamnya terdapat patung Siwa Buddha, namun patung itu kini disimpan di kantor BPPP Jateng. Memasuki bagian dalam candi, terdapat lingga dan yoni yang berukuran cukup besar hampir memenuhi ruangan dalam candi.

Bentuk dan ukurannya hampir mirip dengan lingga dan yoni yang terdapat di Candi Induk Sambisari. Di bagian sudut ruangan terdapat sesaji dan dibagian pintu masuk ruangan dalam candi diberi tirai dari bambu. Hal ini membuktikan Candi Klero masih digunakan sebagai tempat beribadah. Meninggalkan candi induk dan berjalan menuju pintu keluar, kami mendapati beberapa potongan batu dan sepasang lumpang dan alu.

Source Candi Klero Semarang Semarang
Comments
Loading...