Candi Kidal Malang

0 140

Candi Kidal terletak di Desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Jawa Timur, tepatnya sekitar 20 km ke arah timur dari kota Malang. Candi Kidal dibangun pada 1248 M, bertepatan dengan berakhirnya rangkaian upacara pemakaman yang disebut Cradha (tahun ke-12) untuk menghormat raja Anusapati yang telah meninggal. Candi ini dapat dikatakan merupakan candi pemujaan yang paling tua di Jawa Timur, karena pemerintahan Airlangga (11-12 M) dari Kerajaan Kahuripan dan raja-raja Kerajaan Kediri (12-13 M) hanya meninggalkan Candi Belahan dan Jalatunda yang merupakan petirtaan atau pemandian. Candi ini merupakan salah satu candi warisan Kerajaan Singasari.

 

 

 

 

 

 

 

Secara arsitektur, Candi Kidal telah mengalami pemagaran pada tahun 1990. Candi kidal juga memiliki cerita Garudeya, yaitu cerita mitologi masyarakat Hindu, yang isinya berisi pesan moral pembebasan dan pembudakan. Selesainya pemugaran kembali pda dekade 1990an, kini sekarang candi berdiri tegak dan kokoh serta menampatkan keindahannya.Jalan menuju ke Candi Kidal sudah bagus setelah beberapa tahun rusak berat. Di sekitar candi banyak terdapat pohon-pohon besar dan rindang, taman candi juga tertata dengan baik, ditambah lingkungan yang bernuansa pedesaan menambah suasana asri bila berkunjung kesana.

Candi kidal mempunyai beberapa kelebihan yang lebih menarik di bandingkan dengan candi – candi lainnya. Candi yang terbuat dari bahan batu andesit dan berdimensi geometris vertikal. Kaki candi ini nampak agak tinggi karena tangga untuk memasuki ini sangat kesil bahkan seolah olah bukan tangga masuk sebenarnya. Badan pada candi ini lebih kecil jika di bandingkan dengan luas kaki serta atap candi sehingga jika di lihat dari kejauhan memberi kesan ramping. Pada bagian kaki dan tubuh candi ini terdapat hiasan Medallion serta sabuk yang melingkat dan menghiasi badan candi. Atap candi sendiri terdiri dari 3 tingkat yang semakin ke atas semakin kecil dengan bagian bagian paling atas mempunyai permukaan cukup luas tanpa hiasan atap seperti ratna merupakan ciri khas dari Hindu atau stupa yang merupakan ciri khas Budha.Masing-masing tingkat disisakan ruang agak luas dan diberi hiasan. Konon tiap pojok tingkatan atap tersebut dulu disungging dengan berlian kecil.

Yang terlihat menonjol lainnya, kepala kala yang terletak di bilik bilik candi ini berasal dari pahatan. Kala, salah satu aspek Dewa Siwa dan umumnya dikenal sebagai penjaga bangunan suci. Hiadan pada kepala kala Candi Kidal ini nampak menyeramkan karena matanya yang melotot, mulut yang terbuka dan terlihat dua taring yang besar dan bengkok yang memberi kesan dominan. Karena adanya taring ini juga membuat ciri khas candi Jawa Timuran terlihat. Di sudut kiri dan kanannya terdapat jari tangan dengan mudra (sikap) mengancam. Maka sempurnalah tugasnya sebagai penjaga bangunan suci candi.

Source Candi Kidal Malang Candi Kidal
Comments
Loading...