Buju’ Napo

0 274

Buju’ Napo

Bujuk napo adalah makam KH. Abdul Jabbar yang merupakan pendatang dari Saudi Arabia untuk menyebarkan agama Islam di kampong Napo, Omben, Sampang. Masyarakat biasa menyebut “Tanapo” (Bahasa Madura). Bermula dari kejadian pembuangan batu yang dikendarai buyut Pangeran Jimat, maka kampong tersebut dinamakan TANAPO, diperpendek menjadi “NAPO”. Batu yang dilempar sang guru, dibuntuti dan dikejar dari belakang dan jatuhnya batu dikampung itu menjadi pemukiman baru Pangeran Jimat. Demikian pula Maulana Abdul Jabbar terkenal dengan nama “Buyut Napo”. Sebagai bukti fisik batu itu dan dilihat hingga kini dikediaman Kyai Achmad Hodari salah seorang keturunan buyut Napo, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

Dan beberapa peningggalan kuno lainnya adalah

  1. Biji mangga (Pelok, bahasa Madura)
  2. Batu hitam (karena setiap hari terkena sinar matahari, sekarang batu itu berwarna keputih-putihan, batu ini pernah terbang menjadi kendaraan Buyut Napo).
  3. Dua buah pecut
    1. Se Kelap
    2. Se Bentar Alam
  4. Lima buah tombak
    1. Si Nonggososro
    2. Si Mendolo
    3. Si Drajan
    4. Si Omben
    5. Si Buntut
Source https://sampangkabmuseumjatim.wordpress.com https://sampangkabmuseumjatim.wordpress.com/2014/08/28/bujuk-napo/
Comments
Loading...