situsbudaya.id

Benteng Pangilia Sulawesi Tenggara

0 38

Lokasi Benteng Pangilia

Benteng Pangilia terletak di arah tenggara Benteng Lipu, dan secara adminstratif berada di Kampung Lakonea, Desa Wasalabose, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara.

Benteng Pangilia

Untuk menjangkau lokasi, dapat menggunakan kendaraan roda dua/roda empat sejauh 500 meter kearah timur melintasi komplek perkantoran Sara Ea, pada batas jalan beraspal lalu belok kanan melintasi jalan pengerasan ± 1 km, kemudian belok kiri dan berjalan melintasi kebun masyarakat ± 1,5 km. Saat ini jalan pengerasan telah dibuka oleh Pemerintah Daerah setempat hingga mencapai dasar lereng menuju benteng.

Benteng Pangilia berada jauh di sebelah Timur Benteng Mata Oleo, dengan titik koordinat 04° 47’30.1” LS – 123° 12’08.1” BT dan ketinggian 90 m di atas permukaan laut, adapun arah hadap pintu benteng mengarah ke sisi barat daya. Akses jalan aspal untuk menuju ke Benteng Pangilia terbilang bagus, dan untuk mencapai lokasi ini harus meneruskan perjalanan dengan melewati jalan setapak sejauh ±1 km. Kemiringan benteng pada sisi sebelah Utara dan Timur mencapai 75-80 derajat dan langsung berbatasan dengan hutan dan laut.

Dilihat dari bentuk dan teknologinya, struktur benteng terbilang masih asli tersusun dengan batu karang tanpa bahan perekat dengan ketinggian benteng disesuaikan dengan kondisi kontur tanah. Ketebalan benteng berfariasi antara 1sampau 3 m dengan ketinggian mencapai 2 sampai 4 m. panjang struktur benteng mencapai 686 m, Luas 1974 hm dan untuk menelisuri dinding-dinding benteng cukup sulit, karena hampir sebagian dari wilayahnya ditumbuhi semak serta pohon-pohon besar yang tumbuh dengan kerapatan 1 hingga 2 m.

Jika dilihat pada sisi sebelah Timur dan sebelah Barat, struktur benteng banyak mengalami kerusakan. Beberapa bagian runtuh yang disebabkan oleh akar dan pohon-pohon besa serta beberapa dinding lainnya runtuh akibat kemiringan tanah yang terjal dimana tepat ditepianya sebagai tempat berdirinya struktur benteng. Selain itu pada dinding benteng bagian Selatan terdapat struktur benteng yang terputus yang mencapai ukuran 10m dan tidak jau setelahnya terdapat jurang membentuk cerukan fertikal yang memotong bagian pada struktur benteng hingga mencapai ukuran 4 m.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsulsel/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsulsel/445/
Comments
Loading...