Benteng Moraya

0 31

Benteng Moraya

Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, ternyata banyak memiliki lokasi wisata yang tak kalah menarik dari tempat lain di Sulut bahkan Indonesia. Salah satunya, lokasi wisata Benteng Moraya. Berbeda dengan lokasi wisata sebelumnya yang merupakan hasil kreasi masyarakat, dan tak memiliki sisi historis, Benteng Moraya justru sebaliknya. Benteng Moraya memiliki cerita yang patut diketahui. Diawali dari perang Tondano pertama pada tahun 1661-1964 dan perang Tondano keempat yang terjadi pada tahun 1907-1908.

Pada pertempuran keempat tersebut, Benteng Moraya menjadi saksi kegigihan masyarakat Minahasa mempertahankan tanah kelahirannya. Di Lokasi ini juga menjadi pusat dari kekuatan pasukan orang Minahasa yang disebut Minawanua.

Sehingga untuk memperkenalkan sejarah tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa kemudian membangun Benteng Moraya sebagai pengingat akan kegigihan orang Minahasa melawan penjajahan untuk mempertahankan tanah leluhurnya.

Kini, bukti kegigihan rakyat Minahasa telah menjadi lokasi wisata yang eksotik dan telah menjadi salah satu ikon wisata masyarakat Minahasa dan Sulut. Lokasi ini juga sering dikunjungi turis nasional maupun mancanegara. Seperti April lalu, saat Paskah Pemuda Asia di Sulawesi Utara, Benteng Moraya menjadi tempat perhentian terakhir parade peserta yang berasal dari belasan negara.

Moraya sendiri berarti genangan darah yang tumpah, karena mempertahankan tanah kelahiran. Sampai hari ini juga masih ditemui bukti-bukti sejarah pertempuran tersebut.

“Ini merupakan pertahanan terakhir masyarakat Minahasa melawan Belanda, meski mendapat gempuran, mereka bisa bertahan,” kata Lefrando Andre Gosal, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Sulawesi Utara.

Source https://www.viva.co.id https://www.viva.co.id/gaya-hidup/travel/1038317-benteng-moraya-sejarah-kegigihan-masyarakat-minahasa
Comments
Loading...