Benteng Fort Utrecht Banyuwangi

0 35

Benteng Fort Utrecht

The Old East India Company memiliki sebuah stasiun di sini pada awal abad ke-17 dan sekitar Tahun 1760 ketika seorang Inggris “MENGUNJUNGI BANYUWANGI” (Setelah Mengunjungi Pasuruan) dia menemukan sebuah benteng bernama “Utrecht” dengan sebuah garnisun kecil di sini. tempatnya menarik “

“Di benteng Banyuwangi seorang memperkenalkan diri, Dia adalah orang Prancis dari Amiens asalnya, berusia 65 tahun, dan sudah tiga puluh tahun bekerja di perusahaan. Kami memeriksa benteng. Komandan sersanya berusia 85 tahun, dan yang termuda dari detasemen berumur 55 Tahun. Benteng itu sekarang tidak penting; berbentuk persegi dibangun dengan palisades dan papan yang sudah tua dan dikelilingi oleh selokan air yang luas.

Memiliki dua pintu masuk dengan jembatan gantung yang bagus, Pintu masuk utama menghadap ke pantai. benteng berdiri di atas sebuah dataran berawa tiga perempat mil dari pantai. Bendera Belanda ditanam di seberang benteng. Didalam adalah rumah barak kecil, kamar-kamar yang nyaman. Apartemen sersan ada di pintu masuk dan diisolasi; Mereka terdiri dari tiga kompartemen dan dapur di sisi jaga. Tentara-tentarai tua ini, meski gaji mereka rendah, hidup dengan baik, dan tidak menimbulkani keluhan, karena biaya hidup yang murah, dan makanannya terdiri dari ikan, unggas dan nasi, dimana sekitarnya berlimpah.”

Selama periode Residen Inggris, kita belajar bahasa Inggris bahwa di Banyuwangi memiliki banyak populasi penduduk asli, dan beberapa keluarga kasta Kanton,Belanda. Teluk Balambouang, lebih jauh ke selatan, dikunjungi oleh David Middleton di awal abad ke 17 .( MUNGKIN INI YANG DIMAKSUD ULU PAMPANG) Dahulu ada di sini berdiri Perusahaan East India Company untuk kenyamanan kapal yang menelepon ke sana, tapi harus ditinggalkan karena ketidaknyamanannya, enam komandan Eropa yang meninggal di sini satu demi satu dari arus sungai, karena airnya buruk.

Terikat dengan sejarah awal Banyuwangi adalah keluarga Trouerbach dan Voll, dan referensi ke daftar penduduk Belanda di Banjoewangie pada tahun 1818 akan menunjukkan bahwa mereka masih cukup banyak saat itu.

Tempat ini adalah stasiun dari Eastern Extension Telegraph Company, yang dulunya bekerja di hari pertama oleh Mr. Pownall. Pada masa pensiunnya dari perusahaan ini ia membuka rumah bisnis sendiri di sini. Residen Inggris pada tahun 1812 dan 1813 adalah Letnan Davies, dan dari tahun 1814 sampai 1816 Letnan A. McLeod.

Lokasi Benteng ‘Fort Utrecht’ Kepatihan Lingkungan Dinas PU. Pada tahun 1927-1929o Gerbang benteng Fort Utrecht dihancurkan diganti dengan bangunan lainya.dan saat ini bangunan ini tidak tersisa hanya beberapa tembok bata dengan ketebalan tak lebih dari 20 cm memanjang sekitar 30 m dan telah dijejali oleh rumah warga.tersisa hanya beberapa tembok bata dengan ketebalan tak lebih dari 20 cm memanjang sekitar 30 m dan telah dijejali oleh rumah warga.

Source https://kumparan.com https://kumparan.com/munawir/benteng-utrecht-banyuwangi-riwayatmu-dulu-1509625396609
Comments
Loading...