Bangunan Saoraja Massepe

0 52

Bangunan Saoraja Massepe

Saoraja Massepe adalah rumah adat ( Istana ) raja dan keluarga Addatuang Sidenreng yang terletak di Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu LimpoE, kabupaten Sidenreng Rappang Provinsi Sulawesi-Selatan dengan jarak tempuh dari ibukota kabupaten 12 km, berada diatas ketinggian 66 meter dari permukaan laut dengan titik koordinat S 403 26.3, E 119 49 34.1 dan dengan luas areal situs adalah 1697 m2. Rumah Adat tersebut berbentuk rumah panggung khas Sulawesi-Selatan dengan beratap bersusun dua dengan model arsitektur yang mirip dengan bangunan cina karena menurut kabar bahwa sewaktu di bangunnya Saoraja massepe tukangnya sebagian orang cina.

Saoraja Massepe bahan dasarnya terbuat dari kayu Bitti dan kayu ulin dan posisi rumah Saoraja tersebut menghadap dari barat ke timur dengan warna dasarnya adalah kuning muda ( krem ), merah maron dan coklat, rumah ini terbagi atas 3 ruangan yaitu ruang tamu, ruang tengah dan ruang dapur, memiliki pintu berdaun ganda dan 5 jendela berdaun ganda dengan jeruji sebanyak 5 buah, 2 jendela berukuran 1 m X 2 m tanpa jeruji.

Ukuran rumah Saoraja tersebut yaitu panjang 16 meter, lebar 8 meter dan tinggi 8 meter kemudian rumah tersebut menempati lokasi seluas kurang lebih panjang 40 meter dan lebar 30 meter, dibagian depan rumah terdapat teras ( lego-lego ) yang berukuran 150 cm X 100 cm dan terdapat tangga yang terbuat dari beton yang dahulunya adalah tangga kayu. Rumah Saoraja ini telah beberapa kali direnovasi dan pertama kali direnovasi tahun 1975 dengan mengganti atap ilalang menjadi atap seng dan pada tahun 2012 terkena bencana angin puting beliung sebagian atapnya terlepas sehingga direnovasi kembali.

Saoraja Massepe adalah rumah istana keluarga Addatuang Sidenreng yang menurut kabar dari tuan rumah mengatakan bahwa usia rumah tersebut sekitar 200 tahun jadi Saoraja Massepe didirikan sekitar tahun 1814 jika menghitung dari tahun 2014.

Saoraja Massepe didirikan oleh H. Andi Machmud Pette Kape ( Petta MatoaE ), beliau adalah pejabat di lingkungan kerajaan Sidenreng sebagai Pabbicara Massepe.

Saoraja Massepe pada masa pemerintahan kerajaan Sidenreng digunakan sebagai pusat kendali pemerintahan dan budaya, Saoraja tersebut telah dilalui pada tiga masa pemerintahan yaitu dari Addatuang La Pawowoi, masa Addatuang la Panguriseng dan masa pemerintahan Addatuang La Sadapotto. Pada masa sekarang Saoraja Massepe menjadi simbol kebesaran kerajaan Sidenreng dan tempat musyawarah para pemangku adat/ Lembaga Adat di Kabupaten Sidenreng Rappang. Acara ritual yang biasa dilaksanakan pada Saoraja tersebut adalah Pencucian benda-benda pusaka kerajaan Sidenreng yang dilaksanakan 3 kali dalam 2 tahun dan sebagai tempat pelantikan/ pengukuhan Addatuang Sidenreng terakhir setelah masa kemerdekaan yang dilaksanakan pada tanggal 29 bulan Desember tahun 2012.

Source http://cagar-budaya-sidrap.blogspot.com http://cagar-budaya-sidrap.blogspot.com/2016/08/bangunan-saoraja-massepe.html
Comments
Loading...