Bangunan Rumah Joglo Milik Raditya Wahyu Kumara Yogyakarta

0 33

Bangunan Rumah Joglo Milik Raditya Wahyu Kumara Yogyakarta

Kompleks bangunan rumah joglo milik Raditya Wahyu Kumara ini seluas sekitar 900 m persegi. Luas tanah sekitar 1.960 meter persegi. Rumah ini diperkirakan dibangun pada tahun 1920. Unsur kelengkapan bangunan bisa dikatakan 95 persen masih utuh dan terawat baik.

Bangunan rumah tradisional kuno di Yogyakarta bisa dikatakan tersebar di mana-mana, baik di kota maupun di kabupaten-kabupaten. Salah satunya adalah rumah joglo milik Raditya Wahyu Kumara, yang terletak di Dusun Celeb, Kelurahan Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Joglo ini berada di sisi barat Pasar Celeb, berbatasan dengan pagar tembok pasar. Bangunan ini menghadap ke ke selatan. Lokasi dapat dijangkau melalui Pojok Beteng Kulon ke selatan (masuk Jl. Bantul/Jl/ Samas) ke selatan. Ikuti jalan ini hingga sampai di perempatan Pasar Celeb. Pada perempatan ini ambil arah ke barat (kanan) jarak lokasi dengan perempatan ini kurang lebih 50 meter.

Kompleks bangunan rumah joglo milik Raditya Wahyu Kumara ini seluas sekitar 900 m persegi. Luas tanah sekitar 1.960 meter persegi. Rumah ini diperkirakan dibangun pada tahun 1920. Unsur kelengkapan bangunan bisa dikatakan 95 persen masih utuh dan terawat baik. Hanya saja cat di beberapa bagian rumah memang mengalami penggantian atau pembaruan.

Pendapa, gandok, joglo sebagai rumah induk (ndalem), sumur depan kanan, pendapa yang memiliki wujud bangunan limasan rangkap tiga, longkangan, senthong tengah, senthong kiwa, dan senthong tengen masih tampak utuh. Pendapa yang digunakan untuk berbagai keperluan di masanya memang dibuat relatif luas dengan tiga buah atap berbentuk limasan yang disambung sejajar. Luas pendapa dengan tiga atap berbentuk limasan ini menjadi petunjuk bahwa pada masanya menjadi tempat untuk pertemuan yang melibatkan banyak orang.

Menurut Raditya Wahyu Kumara (29) yang merupakan cicit (generasi ke-4) dari Lurah Setyo Hutomo, bangunan ini dulu digunakan sebagai rumah tinggal dari Lurah Kelurahan Srigading yang bernama Setyo Hutomo sekaligus juga sebagai kantor kelurahan. Untuk kantor kelurahan secara khusus memang dibuatkan bangunan tersendiri di sisi kiri (timur) pendapa. Bangunan kantor ini memiliki arah hadap ke barat (menghadap langsung pada pendapa). Bangunan kantor di ujung utara disambungkan dengan pintu seketheng dan gandok kiwa (kiri). Menilik tahun pendiriannya, maka bangunan ini masuk pada periode bangunan kolonial.

Joglo milik Raditya Wahyu Kumara ini telah mendapatkan sertifikat penghargaan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta karena peran dan komitmennya dalam melestarikan bangunan cagar budaya rumah tradisional di Celeb, Srigading, Canden, Bantul. Penghargaan itu diberikan pada tanggal 15 Juni 2015 dan ditandatangani oleh Kepala BPCB, Drs. Tri Hartono M.Hum. Piagam itu diberikan atas nama Sri Widayati SH, ibu dari Raditya Wahyu Kumara. Sri Widayati SH juga merupakan cucu dari Lurah Setyo Hutomo.

Source http://arsip.tembi.net http://arsip.tembi.net/edukasi/joglo-di-bantul-buatan-tahun-1920-ini-masih-utuh
Comments
Loading...