Balairung Sari Sulit Air Kab. Solok

0 30

Balairung Sari Sulit Air

Secara umum Balairung ini merupakan perpindahan/perkembangan dari medan nan bapaneh. Secara umum Balairungsari Sulit Air adalah tempat musyawarah adat bagi masyarakat Sulit Air. Balairungsari ini masih difungsikan sampai sekarang. Pada bagian dalam ruangan tempat duduknya mencirikan filosofi “berdiri sama tinggi, duduk sama rendah” dengan bentuk sama rata yang berarti tidak ada perbedaan antara masyarakat biasa dengan penghulu adat. Bangunan ini pernah dipugar dengan dana swadaya masyarakat dan bantuan dari DPP SAS Sulit Air pada tahun 1998 berupa pergantian bagian atap bangunan.

Balairung Sulit Air berada di belakang kantor Wali Nagari Sulit Air dengan areal seluas 25 x 25 m (225 m2). Bangunan utama berukuran 20 x 4,5 m dengan ciri bergonjong. Secara keseluruhan bangunan berbahan kayu, atap dari ijuk, dan plafon dari bambu. Keseluruhan bagian dinding bangunan berhiaskan (bermotif) flora. Tangga masuk bangunan berjumlah dua buah berbahan tembok (semen) yang sudah dilapaisi keramik. Pada bagian dalam ruangan tempat duduknya mencirikan filosofi “berdiri sama tinggi, duduk sama rendah” dengan bentuk sama rata yang berarti tidak ada perbedaan antara masyarakat biasa dengan penghulu adat. Komponen tangga terdapat di tengah-tengah bangunan (pada bagian bawah bangunan). Bangunan ini pernah dipugar dengan dana swadaya masyarakat dan bantuan dari DPP SAS Sulit Air pada tahun 1998 berupa pergantian bagian atap bangunan. Pada bagian selatan bangunan sudah berdiri bangunan baru 23 | P a g e berupa panggung serta bangunan untuk meletakan tabuh. Sedangkan bagian halaman sudah dibuat lapangan olahraga oleh masyarakat

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Solok.pdf
Comments
Loading...