Balai Silaga-Laga Padang Pariaman

0 3

Balai Silaga-Laga

Rumah Silaga-laga merupakan bangunan berbentuk rumah panggung yang dari permulaan didirikan memang dipergunakan sebagai tempat belajar ilmu silat. Rumah berkontruksi kayu ini didirikan oleh Ninik Mamak Batang Piaman yang bernama Data Hitam sekitar tahun 1800-an. Bahkan tempat ini merupakan awal mula sejarah penduduk V Koto bermula. Rumah Silaga-laga merupakan bangunan berbentuk rumah panggung yang dari permulaan didirikan memang dipergunakan sebagai tempat belajar ilmu silat. Rumah berkontruksi kayu ini didirikan oleh Ninik Mamak Batang Piaman yang bernama Data Hitam sekitar tahun 1800-an. Bahkan tempat ini merupakan awal mula sejarah penduduk V Koto bermula.

Bangunan rumah Silaga-laga yang ada sekarang merupakan hasil pemugaran swakelola BPCB Sumatera Barat sebanyak 3 (tahap) .Rumah Silaga-laga berada di dekat jalan desa Dusun Batang Piaman. Rumah ini terletak sekitar 20 km dari Kota Pariaman dan berjarak sekitar 5 km Nagari Limau Purut. Perjalanan menuju lokasi sangat sulit ditempuh, meskipun jalan bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 (dua) namun jalannya mendaki dan menurun dengan kondisi jalan sangat rusak karena paska gempa 30 September 2009.

Sebagian jalan terkikis oleh longsor sehingga lebar jalan menjadi sempit, disamping itu jalan juga terbelah, sebagian jalan masih tanah berbatu dan ketika hujan jalannan menjadi sangat licin. Rumah Silaga-laga berdenah bujur sangkar dengan ukuran panjang masing-masing sisi adalah 10 m, dan tinggi 15 m. Bangunan ini merupakan bangunan panggung dengan arsitektur Minangkabau dan berlantai dua.

Bangunan ini ditopang oleh 9 (Sembilan) buah tiang utama yang berbentuk segi delapan dengan ukuran tiang berdiameter 40 cm, selain ditopang oleh tiang utama bangunan ini juga ditopang oleh 12 tiang pembantu yang tersebar di sekeliling bangunan. Tiang pembantu ini juga berbentuk segi delapan dengan ukuran berdiameter 25 cm. Seperti halnya bangunan rumah panggung pada umumnya untuk akses masuk ke dalam rumah memakai tangga naik yangterbuat dari plesteran semen dan berada di sisi Barat.

Tinggi panggung rumah adalah 1 meter dari permukaan tanah. Panggung rumah ditopang oleh 9 (Sembilan) tiang utama yang berada di sekeliling sisi bangunan, sedang tiang pembantu lainnya berjumlah 12 (dua belas) tersebar dibagian dalamnya. Atap rumah ini merupakan atap model tumpang dua yang terbuat dari seng. Atap tumpang pertama berbentuk limas ditopang dengan kontruksi kasau dan reng kayu. Sedangkan atap tumpang kedua berbentuk gonjong dengan kontruksi kasau dari bambu betung yang dibelah dan dikombinasi dengan reng kayu.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Padang-Pariaman.pdf
Comments
Loading...